Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Federasi Sepak Bola Italia Mengubah Aturan Soal Protokol Covid-19

Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) telah mengubah protokol Covid-19. Sekarang tes dilakukan lebih cepat dan periode isolasi lebih singkat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Oktober 2020  |  20:57 WIB
Penyerang Juventus Cristiano Ronaldo - Twitter@Cristiano
Penyerang Juventus Cristiano Ronaldo - Twitter@Cristiano

Bisnis.com, JAKARTA - Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) telah mengubah protokol Covid-19. Sekarang tes dilakukan lebih cepat dan periode isolasi lebih singkat.

Di situs resminya, FIGC mengumumkan bahwa protokol Covid-19 telah dimodifikasi. Langkah itu dilakukan untuk memfasilitasi penyelesaian kompetisi di Serie A, Serie B, Serie C, dan sepak bola wanita pada musim ini.

Semua kompetisi di Liga Italia akan mempunyai akses untuk tes Covid-19 dengan cepat, dengan memberikan hasil dalam 48 jam sebelum pertandingan atau pada hari yang sama dengan pertandingan jika ada beberapa kasus positif dalam satu skuad dan rekan satu timnya penyelesaian.

Protokol untuk isolasi juga diubah. Pemain dan anggota staf yang terinfeksi tidak perlu lagi berada di karantina selama periode 14 hari penuh. Isolasi selama 10 hari untuk mereka yang memiliki gejala, tetapi hanya tiga hari bagi mereka yang tidak menunjukkan gejala dan tesnya negatif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Italia

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top