Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

MU Bakal Miliki Schmeichel Lagi di Bawah Mistar Gawang

Manchester United membuka kemungkinan untuk merekrut penjaga gawang Leicester City Kasper Schmeichel. Jika itu terwujud, MU bakal memiliki Schmeichel lagi di bawah mistar gawang.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 03 Agustus 2020  |  13:43 WIB
Foto kenangan lebih dari seperempat abad lalu ketika Peter Schmeichel (kiri) masih bermain untuk Manchester United, menggandeng Kasper yang masih bocah. - Twitter@Pschmeichel1
Foto kenangan lebih dari seperempat abad lalu ketika Peter Schmeichel (kiri) masih bermain untuk Manchester United, menggandeng Kasper yang masih bocah. - Twitter@Pschmeichel1

Bisnis.com, JAKARTA – Manchester United disebut-sebut tengah mempertimbangkan untuk memboyong penjaga gawang Kasper Schmeichel dari Leicester City. Kalau itu terealisasi, maka Kasper mengkuti jejak sang ayah, Peter Schemicehl, membela tim Setan Merah.

Peter Schmeichel, 56 tahun, adalah legenda MU pada 1990-an, tetapi Kasper, 33 tahun, juga kiper berkualitas tinggi yang berperan sungguh penting mengantarkan Leicester menjuarai Liga Primer Inggris pada musim 2015–2016.

Keduanya juga merupakan andalan Timnas Denmark. Peter mengakhiri karir dengan memiliki 129 caps dan mencetak satu gol untuk negaranya, sedangkan putranya sudah membela Denmark dalam 53 pertandingan.

The Sun melaporkan bahwa MU sudah lelah dengan penampilan buruk David de Gea dan sedang mencari jembatan kesenjangan itu, sampai Dean Henderson dianggap cukup berpengalaman untuk menjadi kiper nomor satu MU. Kasper Schmeichel disebut-sebut menjadi yang terdepan untuk menjembatani itu.

MU juga mengamati kiper kelas atas Atletico Madrid Jan Oblak, tetapi pemain berusia 27 tahun itu memiliki klausul jual yang tinggi yakni 120 juta euro atau sekitar Rp2 triliun.

Kasper dianggap pilihan yang lebih murah untuk mengenakan kostum kiper United yang bernama kembali 'Schmeichel' setelah Peter sang ayah.

Peter bermain untuk MU pada 1991 hingga 1999 dan memenangi 15 trofi bersama tim yang ketika itu ditukangi Alex Ferguson di antaranya lima gelar Liga Primer Inggris serta masing-masing satu Liga Champions Eropa dan Piala Super Eropa.

Catatan khusus untuk gelar Liga Champions itu, mereka menaklukkan Bayern Munchen di final di Camp Nou, markas Barcelona, melalui pertarungan yang sangat dramatis.

Dalam pertandingan pada 26 Mei 1999, sampai waktu reguler 90 menit selesai dan wasit kondang asal Italia Pierluigi Collina bersiap meniup peluit panjang, MU tertinggal 0-1 setelah Munchen mencetak gol cepat pada menit ke-5 melalui Mario Basler.

Namun, pada injury time babak kedua, MU mencetak dua gol lewat Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer, yang sekarang menjadi pelatih MU.

Peter Schemicehl juga membawa Denmark tampil sebagai juara Piala Eropa pada 1992 setelah menaklukkan Jerman dengan skor 2–0 dalam pertandingan final di Gothenburg, Swedia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Inggris manchester united Timnas Denmark

Sumber : ManUtd.com, The Sun, & Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top