Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Presiden LaLiga: Spanyol Perlu Lakukan Reformasi Pajak

Javier Tebas menilai sudah saatnya pemerintah membuat regulasi pajak yang tidak membebani para bintang sepakbola LaLiga.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 23 Juni 2020  |  17:45 WIB
Presiden La Liga Javier Tebas/Antara - Reuters
Presiden La Liga Javier Tebas/Antara - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden liga sepakbola divisi pertama Spanyol (LaLiga), Javier Tebas menilai Spanyol perlu melakukan pembenahan besar-besaran soal pajak penghasilan bagi atlet sepak bola.

Menurut Tebas, saat ini regulasi pemerintah belum tampak memihak dan menguntungkan pemain. Hal tersebut pada akhirnya bikin para atlet sepak bola lebih tergiur bermain di negara-negara lain yang punya regulasi pajak lebih baik seperti Inggris, Italia dan Perancis.

"Spanyol merupakan negara dengan regulasi pajak terburuk bagi pesepakbola di seluruh Uni Eropa. Di Italia, Perancis dan Inggris, mereka memiliki regulasi yang lebih menguntungkan bagi atlet profesional," paparnya dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Selasa (23/6/2020).

Menurut Tebas, bila kondisi ini berkelanjutan, dampak buruk akan ikut dirasakan perekonomian Spanyol secara keseluruhan. Khususnya industri hiburan. 

"Jika talenta kami pergi, peringkat liga kami bisa menurun dan berdampak pada lapangan pekerjaan yang akan semakin sulit."

Berdasarkan riset internal Tebas dan LaLiga, sepak bola memang punya peran penting. Sektor olahraga diprediksi menyumbang 2 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Negeri Matador, yang mana 1,37 persen di antaranya berasal dari LaLiga.

Kontribusi LaLiga dari sisi sponsor dan hak siar bisa mencapai 1,4 miliar euro, sedangkan akumulasi pajak yang mereka setor ke Pemerintah Spanyol mencapai 1,35 miliar euro per tahun.

LaLiga, kata Tebas, juga mengakomodasi 185.000 lebih lapangan pekerjaan. 

"Seperti bisnis lainnya, klub LaLiga juga memiliki pemilik yang rela mengambil risiko terhadap asetnya untuk menciptakan hiburan serta penghasilan bagi Spanyol."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

spanyol sepak bola Liga Spanyol

Sumber : BCW Indonesia LaLiga

Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top