Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Alasan MU Tidak Tertarik Lagi Berburu Harry Kane

Manchester United disebut tidak tertarik ikut dalam perburuan Harry Kane, kapten Tottenham Hotspur, yang masuk daftar buruan besar klub-klub Eropa pada bursa transfer musim panas mendatang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 April 2020  |  11:34 WIB
Harry Kane - Reuters/Paul Childs
Harry Kane - Reuters/Paul Childs

Bisnis.com, JAKARTA - Manchester United disebut tidak tertarik ikut dalam perburuan Harry Kane, kapten Tottenham Hotspur, yang masuk daftar buruan besar klub-klub Eropa pada bursa transfer musim panas mendatang.

Keputusan ini menyusul Real Madrid yang menarik diri untuk mendapatkan Kane. Penyebabnya sama. Harga yang dibanderol Tottenham yang mencapai 200 juta pound sterling dianggap terlalu mahal. Terlebih dalam keadaan sulit pada masa pandemi Covid-19 ini.

Akibat wabah ini, keuangan klub-klub memang memburuk. Satu hal yang pasti, penghentian kompetisi membuat klub kehilangan banyak pemasukan.

CEO Tottenham, Daniel Levy, awal pekan lalu dikabarkan siap melepas sang kapten. Gara-garanya, Kane berkomentar tentang rencana kariernya di klub itu yang disebutnya tidak memiliki ambisi untuk menjadi juara di Liga Primer.

Levy marah. Dia lantas menyebut Kane bisa pergi dengan harga 200 juta pound.
Sebenarnya rencana penjualan itu tak lain sebagai upaya Levy untuk menyelesaikan kewajiban yang telah jatuh tempo. Pembangunan stadion baru membuat klub itu banyak keluar uang.

Tak tertariknya Manchester United itu tentu bukan kabar bagus. Bagaimana pun Kane, yang juga merupakan kapten tim nasional Inggris, merupakan sosok penting dalam ambisi MU untuk kembali sebagai penantang juara di Liga Primer.

Meski begitu, Manajer MU, Ole Gunnar Solksjaer, malah senang atas keputusan yang diambil para petinggi klub. Solskjaer memang mengambil jalan berbeda dengan para pendahulunya. Pada masa dilatih Sir Alex Ferguson, klub itu sempat membeli pemain bintang dari klub lain, misalnya Robin van Persie dari Arsenal.

Solskjaer lebih suka membeli pemain muda. Itu sebabnya dia memilih Erling Braut Haaland—yang berumur 19 tahun—dari Red Bull Salzburg. Namun akhirnya dia gagal mendapatkan pemain Norwegia itu.

Di luar itu semua, kata Solskjaer, MU sudah punya striker yang tak kalah bagus dari Kane, yakni Marcus Rashford. Solskjaer percaya bahwa pemain didikan klub itu sudah menjelma menjadi penyerang yang bagus.

Musim ini menjadi penampilan terbaik Rashford. Dia mencetak 19 gol di semua kompetisi. Rashford menunjuk kemajuan yang diraihnya itu tak lepas dari peran Jose Mourinho yang sempat menangani MU selama dua musim lebih.

“Kondisi tim saat dipegang Jose memang berat. Tapi dia membuat saya menjadi lebih matang,” katanya dalam wawancara pada sebuah Podcast.

Produktivitas Rashford terhenti setelah mengalami cedera punggung, Januari lalu. Namun dia menyatakan siap bertarung saat kompetisi digelar lagi.

Untuk pemain lain di barisan depan, Solskjaer punya Anthony Martial yang juga bermain bagus pada musim ini. Setelah dipindah sebagai penyerang tengah, Martial telah mencetak 16 gol.

Pemain lainnya adalah Mason Greenwood, yang berumur 19 tahun. Dia telah mencetak 12 gol pada musim ini.

Komposisi pemain ini sesuai dengan taktik sepak bola yang dimainkan Solskjaer, yang berisi para pemain muda. Kabarnya, dia hanya memerlukan satu pemain lain. Namun yang jelas bukan Kane, yang pada Juli mendatang genap berusia 27 tahun. Pilihan Solskjaer tetap pada Haaland.

Solskjaer dikabarkan tetap setia menantikan Erling Haaland, bekas pemainnya saat di Molde, Norwegia, itu. Setelah dibeli Borussia Dortmund dengan harga 18 juta pound, kini harga pemain yang lahir di Leeds, Inggris, itu telah melonjak menjadi 63 juta pound.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manchester united tottenham

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top