Prediksi Liverpool Vs Tottenham: Ini Duel Pemain Inti di Tiap Lini

Prediksi Liverpool Vs Tottenham: Ini Duel Pemain Inti di Tiap Lini
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Juni 2019  |  11:54 WIB
Prediksi Liverpool Vs Tottenham: Ini Duel Pemain Inti di Tiap Lini
Penyerang Tottenham Hotspur Son Heung-min - Reuters/Matthew Childs

Bisnis.com, JAKARTA - Final Liga Champions, Liverpool vs Tottenham Hotspur akan tersaji di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu (2/6/2019) dini hari. Pertandingan akan berlangsung mulai 02.00 WIB dan disiarkan RCTI.

Keberhasilan mencapai babak final Liga Champions sudah merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi Tottenham Hotspur. Pasalnya, ini adalah final Liga Champions pertama mereka sepanjang sejarah, tapi tetap saja mereka tentu ingin mengakhirinya dengan gelar juara.

Bagi Liverpool, ini adalah kesempatan emas untuk menambah koleksi gelar Liga Champions yang sudah berjumlah 5. Musim lalu, Liverpool berkesempatan untuk meraih gelar juara tapi sayang mereka dikalahkan oleh Real Madrid.

Kali ini kedua tim dipertemukan dalam final Liga Champions yang tentu bisa dipastikan bakal ada duel yang sangat sengit antar-lininya. Pasalnya kedua tim memang memiliki kekuatan yang sangat mewah dan setara di setiap lininya.

Berikut ulasannya:

Kiper: Hugo Lloris vs Alisson Becker

Kita mulai dari sektor kiper, baik Liverpool ataupun Tottenham Hotspur sama-sama memiliki jagoannya masing-masing. Jika Liverpool memiliki Alisson Becker, maka Tottenham Hotspur ada Hugo Lloris yang tak kalah hebatnya.

Secara statistik di Liga Champions, sejatinya Alisson terlihat sedikit lebih unggul dibanding Lloris. Alisson yang tampil dalam 12 laga bersama Liverpool baru kebobolan 12 gol dengan menciptakan 5 kali cleansheets.

Sedangkan Hugo Lloris, sedikit di bawah itu dengan catatan tampil dalam 10 laga, kebobolan 13 kali dan 4 kali cleansheets. Meski Alisson unggul tipis, tapi tetap saja Lloris bukan merupakan kiper sembarangan berkat reflek cepat yang selalu menjadi andalan.

Bek: Toby Alderweireld vs Virgil van Dijk

Di lini belakang, kami memilih Toby Alderweireld dan Virgil van Dijk untuk dibandingkan mana yang lebih baik. Toby Alderweireld memiliki catatan menakjubkan dalam hal memenangi duel sebanyak minimal 2 kali dalam setiap laganya. Hal itu menandakan bahwa Alderweireld merupakan sosok yang sulit untuk ditembus oleh para penyerang Liverpool nanti.

Sedangkan Virgil van Dijk ternyata memiliki statistik yang lebih mengagumkan lagi dengan memenangi duel sebanyak 3,5 kali dalam setiap laganya. Jika melihat berdasarkan itu, maka bisa dikatakan Virgil van Dijk lebih unggul dari Alderweireld.

Gelandang: Christian Eriksen vs Jordan Henderson

Jika di dua sektor tadi, Liverpool lebih unggul dari Tottenham, bagaimana dengan lini tengah? Untuk sektor gelandang, harus diakui bahwa jenderal lapangan tengah milik Tottenham lebih handal daripada milik Liverpool.

Tottenham memiliki jenderal lini tengah yang ditempati oleh Christian Eriksen yang jelas lebih unggul dibanding Jordan Henderson. Eriksen tercatat telah mencetak 2 gol dan 4 assists, sedangkan Henderson hanya mampu cetak 1 assists saja.

Sejatinya kontribusi minim dari Henderson itu bisa dipahami karena awalnya dia ditempatkan sebagai gelandang bertahan. Tapi pelatih Liverpool, Jurgen Klopp akhirnya memutuskan untuk menggesernya sebagai gelandang tengah sehingga baru sekarang Henderson berkembang.

Striker: Son Heung-min vs Mohamed Salah

Bisa dikatakan ini adalah duel antar lini yang paling sengit karena barisan penyerang yang dimiliki Tottenham ataupun Liverpool sama-sama bagusnya. Untuk Liverpool, kami memilih Mohamed Salah yang mencetak satu gol di pertemuan terakhir dengan Tottenham.

Yang sulit adalah menentukan siapa striker Tottenham yang bisa dibandingkan Salah karena masih belum jelas siapa yang akan main. Jika dalam kondisi normal seharusnya Harry Kane lah yang main tapi dia alami cedera.

Dengan asumsi Kane tidak akan diturunkan dari awal di final Liga Champions ini karena sehabis cedera, maka nama Son Heung-min menjadi favorit untuk menjadi penyerang andalan. Secara statistik, rupanya Son dan Salah seimbang dengan sama-sama baru mencetak 4 gol.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
liga champions, Liverpool, tottenham

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening
Top