Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sembarangan Komentari Wasit, Klopp Didenda Hampir Rp1 Miliar

Pelatih Liverpool Jurgen Klopp didenda sebesar 45.000 pound sterling (Rp825,35 juta) oleh Football Association (FA), otoritas sepak bola Inggris.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 22 Februari 2019  |  07:48 WIB
Jurgen Klopp - Reuters/Darren Staples
Jurgen Klopp - Reuters/Darren Staples

Bisnis.com, JAKARTA – Pelatih Liverpool Jurgen Klopp didenda sebesar 45.000 pound sterling (Rp825,35 juta) oleh Football Association (FA), otoritas sepak bola Inggris.

Hukuman tersebut ditetapkan FA terkait dengan komentarnya tentang wasit setelah timnya bermain imbang 1 - 1 kontra West Ham United di Liga Primer Inggris pada 4 Februari 2019.

FA pada Kamis (21/2/2019) tengah malam WIB mengemukakan denda itu ditetapkan atas Klopp atas pernyataannya pada awal bulan ini yang mempertanyakan integritas wasit dan pelatih asal Jerman tersebut pun mengakui hal itu.

Klopp mengatakan bahwa keputusan wasit Kevin Friend membatalkan gol Sadio Mane dengan alasan offside dipengaruhi lawan.

"Jurgen Klopp didenda 45.000 pound setelah menerima tuduhan FA atas komentar yang dibuat setelah pertandingan liga Liverpool melawan West Ham United pada 4 Februari 2019," demikian pernyataan FA.

"Komentarnya dibuat selama wawancara pasca-pertandingan melanggar Peraturan FA E3 (1), ketika mereka mempertanyakan integritas wasit dan / atau [cukup secara] tersirat."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Inggris Liverpool west ham

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top