Fernando Santos Tak Akan Biarkan Trofi Nations League Pergi dari Portugal

Pelatih Timnas Portugal Fernando Santos bertekad untuk tidak membiarkan trofi UEFA Nations League pergi dari negaranya dengan menjuarai turnamen yang babak semifinal dan finalnya digelar di negara mereka.
Newswire | 04 Desember 2018 15:05 WIB
Pelatih Timnas Portugal Fernando Santos - Reuters/Alessandro Garofalo

Bisnis.com, JAKARTA – Pelatih Timnas Portugal Fernando Santos bertekad untuk tidak membiarkan trofi UEFA Nations League pergi dari negaranya dengan menjuarai turnamen yang babak semifinal dan finalnya digelar di negara mereka.

"Kami bermimpi untuk mencapai final dan memenangi piala, namun kami harus bekerja keras untuk itu," kata Santos selepas pengundian di Dublin, Republik Irlandia, Senin (3/12) waktu setempat, sebagaimana dilansir laman resmi Union of European Football Associsations (UEFA).

Hasil pengundian mempertemukan Portugal, yang lolos sebagai juara Divisi A Grup 3, dengan Swiss.

Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Dragao, markas klub jawara Portugal, Porto, pada 5 Juni 2019.

"Swiss adalah tim yang kuat, kami tahu betul itu," kata Santos mengomentari hasil pengundian.

"Kami pernah melawan mereka dalam fase kualifikasi Piala Dunia. Penting untuk mengakui kualitas mereka," ujarnya menambahkan.

Pada fase kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, Portugal dan Swiss saling balas mengalahkan satu sama lain dengan skor 2-0, dengan kemenangan di kandang masing-masing.

Namun Portugal kemudian lolos meraih tiket ke putaran final Piala Dunia 2018 sebagai juara Grup B zona Eropa, sedangkan Swiss yang berada di urutan kedua harus melewati Irlandia Utara di fase playoff untuk melaju.

Di UEFA Nations League 2018-2019, Portugal lolos ke semifinal berbekal raihan tujuh delapan poin demi mewakili Divisi A Grup 3, mengungguli Italia (5) dan Polandia (2).

Sementara Swiss (9) melaju dari Divisi A Grup 2 usai menyisihkan Belgia (9) dan Islandia (0).

Sumber : Antara/UEFA.com

Tag : timnas portugal, UEFA Nations League
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top