Der Spiegel Usik Ronaldo, Sang Pengacara Sebut Pelanggaran Serius

Pengacara Cristiano Ronaldo mengatakan akan menuntut majalah Jerman Der Spiegel yang telah memuat tuduhan "terang-terangan ilegal" oleh seorang wanita AS yang menyatakan diperkosa oleh bintang sepak bola Portugal itu pada 2009.
Newswire | 29 September 2018 15:41 WIB
Striker Juventus Cristiano Ronaldo - Reuters/Alberto Lingria

Bisnis.com, LISBON – Pengacara Cristiano Ronaldo mengatakan akan menuntut majalah Jerman Der Spiegel yang telah memuat tuduhan "terang-terangan ilegal" oleh seorang wanita AS yang menyatakan diperkosa oleh bintang sepak bola Portugal itu pada 2009.

Pengacara Ronaldo, Christian Schertz mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa laporan itu adalah "laporan kecurigaan yang tidak dapat diterima di bidang privasi", dan bahwa dia akan mencari ganti rugi hukum untuk kliennya dari majalah itu.

Pernyataan itu dikirim ke Reuters oleh agen Ronaldo, Gestifute, sebagai tanggapan atas permintaan untuk mengomentari kisah Der Spiegel.

Gestifute tidak menjawab pertanyaan spesifik tentang isi laporan Der Spiegel, yang tidak dapat diverifikasi oleh Reuters secara independen.

Ronaldo adalah salah satu nama terbesar di dunia olahraga. Dia dinobatkan sebagai pemain terbaik sebanyak lima kali dan ditransfer ke Juventus dari Real Madrid musim panas dengan nilai transfer 100 juta euro.

Klub Juventus menolak berkomentar mengenai laporan Der Spiegel.

Majalah itu mengatakan perkosaan itu diduga terjadi pada Juni 2009 di sebuah kamar hotel di Las Vegas, menurut Leslie Mark Stovall, pengacara untuk terduga korban, Kathryn Mayorga.

Ronaldo dan Mayorga kemudian mencapai kesepakatan di luar pengadilan, menurut Stovall seperti yang dilaporkan di majalah itu.

Menurut Stovall, bahwa wanita itu telah berjanji tidak membicarakan tuduhan itu lagi dan Ronaldo bersedia membayarnya US$375.000.

"Kathryn diserang secara seksual pada Juni 2009 oleh seorang individu bernama Cristiano Ronaldo," kata pengacara Mayorga, Leslie Mark Stovall, dalam video yang diterbitkan online oleh Der Spiegel.

Reuters juga tidak dapat secara independen memverifikasi tuduhan Mayorga tersebut.

Stovall tidak segera menanggapi permintaan email dari Reuters untuk mengomentari laporan itu dan Mayorga tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar saat dihubungi ke rumahnya.

Pengacara Mayorga mengatakan kepada Der Spiegel, bahwa dia telah mengajukan gugatan perdata yang berusaha untuk menyatakan bahwa perjanjian untuk tidak mengungkapkan tuduhan itu batal.

"Tujuan gugatan ini adalah untuk membuat Cristiano Ronaldo bertanggung jawab di pengadilan perdata atas kerugian yang dia sebabkan pada Kathryn Mayorga dan konsekuensi dari kerugian itu," kata Stovall kepada Der Spiegel.

Schertz mengatakan dia akan meminta kompensasi dari Der Spiegel karena "kerusakan moral dalam jumlah yang sesuai dengan beratnya pelanggaran, yang mungkin merupakan salah satu pelanggaran paling serius terhadap hak pribadi dalam beberapa tahun terakhir."

Wakil Pemimpin Redaksi majalah itu, Alfred Weinzierl, mengatakan kepada Reuters bahwa Der Spiegel telah berulang kali menulis kepada manajemen dan pengacara Ronaldo tentang tuduhan itu sebelum menerbitkan laporannya.

"Kami mengirim pertanyaan tertulis, yang tidak ada jawaban. Tidak ada yang menggugat kami sehubungan dengan laporan Ronaldo sebelumnya," katanya dalam email.

Mayorga mengatakan kepada Der Spiegel bahwa dia tidak lagi merasa terikat oleh perjanjian non-pengungkapan karena dia menderita akibat peristiwa yang terjadi 9 tahun yang lalu.

Sumber : Antara/Reuters

Tag : juventus, timnas portugal, cristiano ronaldo
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top