Hughes Perlu Waktu Membangun Kembali Kekuatan Soton

Manajemen Southampton perlu memberi waktu kepada pelatih Mark Hughes untuk membangun tim kembali setelah mampu menyelamatkan Soton dari jurang degradasi musim 2017-2018.
M. Syahran W. Lubis | 31 Mei 2018 14:28 WIB
Pelatih Southampton Mark Hughes - Reuters/Ed Sykes

Bisnis.com, JAKARTA – Manajemen Southampton perlu memberi waktu kepada pelatih Mark Hughes untuk membangun tim kembali setelah mampu menyelamatkan Soton dari jurang degradasi musim 2017-2018, demikian pernyataan mantan striker Kevin Keegan pada Kamis (31/5/2018).

Hughes, 54 tahun, tiba kembali di tim yang pernah diperkuatnya sebagai pemain itu pada Maret lalu dengan kontrak hingga akhir musim ketika Soton di ambang degradasi.

Saat datang, banyak pihak yang meragukan Hughes bakal bisa mempertahankan Soton di Liga Primer lantaran dia sendiri baru dipecat manajemen Stoke City akibat klub itu berada di zona degradasi dan pada akhirnya benar-benar terdegradasi di ujung kompetisi sepeninggal Hughes.

Dengan membawa Soton menang dua kali, seri dua kali, dan sekali kalah, Hughes akhirnya membuat Soton mampu bertahan di Liga Primer, kompetisi level teratas dalam sistem sepak bola Inggris, dengan setrip di posisi 17, persis satu setrip di atas zona degradasi.

Sebagai imbal hasil atas kesuksesannya mempertahankan Soton tetap di Liga Primer, manajemen klub tersebut telah memberikan perpanjangan kontrak untuk Hughes hingga 3 tahun ke depan.

“Saya pikir Soton bisa jatuh [degradasi] tanpa kehadiran Mark,” ungkap Keegan, yang mencetak 37 gol di 68 pertandingan untuk Soton sepanjang 1980-1982, kepada Southern Daily Echo.

Menurut Keegan, 67 tahun, para pemain Soton sebenarnya bukan melawan siapa-siapa, melainkan diri mereka sendiri. Hanya saja, menurut dia, seseorang perlu datang dengan pendekatan baru dan secara drastis mengubah banyak hal.

"Itulah yang Mark lakukan dan dia layak mendapatkan 3 tahun untuk mencoba dan tidak hanya menjaga mereka, tetapi membangun mereka kembali hingga finis paling tidak di papan tengah klasemen Liga Primer,” ujarnya tentang Hughes, yang bermain untuk Soton pada 1998-2000.

Soton kehilangan sejujmlah pilar penting pada akhir musim 2016-2017 termasuk bek Virgil van Dijk yang pindah bke Liverpool pada Desember 2017 dan berperan penting membawa klub Merseyside tersebut masuk final Liga Champions Eropa meski kemudian dikalahkan Real Madrid 1-3.

Dengan kondisi pemain compang-camping sedemikian, Keegan percaya Soton tak bisa bersaing untuk finis di posisi enam besar Liga Primer. “Lihat betapa banyak pemain Southampton membela Liverpool, Manchester United, Spurs, di mana-mana.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
liga inggris, southampton

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top