Ulah Penonton, Komdis PSSI Denda Persiba Balikpapan Rp15 Juta

Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp15 juta kepada Persiba Balikpapan saat menjamu Blitar United di Stadion Batakan, Sabtu (5/5/2018).
Newswire | 13 Mei 2018 17:49 WIB
Persiba Balikpapan - Antara/Saiful Bahri

Bisnis.com, BALIKPAPAN: Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp15 juta kepada Persiba Balikpapan saat menjamu Blitar United di Stadion Batakan, Sabtu (5/5/2018).

Manajer Persiba Masdar Aspiran mengatakan ulah penonton melempar botol plastik ke lapangan menyebabkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI mengenakan sanksi itu.  

“Kami baru saja terima suratnya dari Komdis,” katanya di Balikpapan, Minggu (13/5/2018).

Perbuatan melempar benda-benda apa pun saat pertandingan berlangsung terlarang sesuai Pasal 70 Lampiran I Kode Disiplin PSSI.

Persiba Balikpapan kebobolan di babak pertama dan babak kedua dalam pertandingan tersebut, tetapi gagal memperbaiki permainan dalam waktu dua kali 45 menit.

Laga pekan ketiga Persiba vs Blitar United di Stadion Batakan berakhir 0-2 untuk kemenangan Blitar United. Pemain Blitar United, Angga Yuda menit ke-5 dan Hardani menit ke-73 berhasil menorehkan gol di kandang Beruang Madu.

Hasil buruk itu membuat sejumlah penonton bereaksi dengan menyoraki pemain dan melakukan aksi lempar, kebanyakan botol-botol plastik air minum ke tengah lapangan. “Ini ulah oknum yang tidak bertanggung jawab,” lanjutnya.

Mengenai hasil buruk yang didapat Persiba saat itu, Masdar membela diri sudah ada yang bertanggung jawab, yaitu pelatih dan manajemen.

Hal kekesalan dan ketidakpuasan penonton bisa dimaklumi, tetapi melakukan lemparan ke dalam lapangan adalah perbuatan terlarang, antara lain juga karena bisa membahayakan keselamatan pemain.

“Dan kalau masih ada yang mengulangi aksi yang sama, Persiba bisa terkena denda yang lebih besar,” kata Masdar lagi.

Hukuman terberat adalah bermain tanpa penonton dan bisa bertambah berat lagi bila diusir dari stadion kandang selama beberapa pertandingan.

Oleh karena itu, Masdar berharap agar suporter atau penonton tidak lagi melakukan hal yang sama, apa pun kejadian di lapangan.

Hal pertandingan sudah ada perangkat pertandingan, mulai dari wasit, hakim garis, sampai inspektur pertandingan yang mengawasi dan mencatat semua kejadian selama pertandingan berlangsung.

“Yang kami harapkan dukungan penuh untuk Persiba, dengan kreativitas seperti koreografi dan musik yang membuat semangat juang pemain bertambah berlipat-lipat untuk memenangkan pertandingan,” tegasnya.

Sumber: Antara

Tag : sepakbola
Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top