Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

PSSI Tegaskan Undangan Tim Transisi Melanggar Hukum Nasional

PSSI mengatakan undangan Tim Transisi untuk membentuk liga tandingan merupakan bentuk pelanggaran serius atas hukum nasional.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 13 Maret 2016  |  14:39 WIB
PSSI Tegaskan Undangan Tim Transisi Melanggar Hukum Nasional
La Nyala Matalitti - Antara/Akbar Nugroho Gumay
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memerintahkan kepada klub-klub anggotanya untuk tidak menghiraukan undangan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Tim Transisi tentang sosialisasi program kerja kepada CEO/direktur utama klub-klub profesional.

Sekjen PSSI Azwan Karim, melalui website resmi PSSI, mengatakan undangan tersebut tidak perlu dihiraukan, karena merupakan bentuk pelanggaran serius atas hukum nasional yang berlaku ataupun statuta PSSI.

Menurut PSSI, setidaknya terdapat tigal hal yang perlu diingatkan terkait dengan undangan tersebut. Pertama, Kemenpora melalui Tim Transisi sama sekali tidak berhak untuk melakukan pertemuan dengan para klub profesional yang merupakan anggota PSSI tanpa sepengetahuan dan izin dari PSSI.

Hal itu tidak terlepas dari putusan Mahkamah Agung No. 36 K/TUN/2016 yang memutuskan bahwa SK pembekuan PSSI oleh Menpora harus dicabut dan putusan MA tersebut telah memiliki kekuatan hukum tetap.

Kedua, UU No 3/2005 mengenai Sistem Keolahragaan Nasional pada pasal 29 (2) secara tegas menyatakan pembinaan dan pengembangan olahraga profesional dilakukan induk organisasi cabang olahraga dan/atau organisasi olahraga profesional.

“Dengan demikian, langkah Kemenpora yang mengirimkan undangan tersebut tanpa berkoordinasi kepada PSSI melanggar hukum nasional,” ungkap Azwan.

Ketiga, PSSI mengingatkan kembali bahwa bahwa setiap klub professional adalah anggota PSSI. Oleh karena itu, statuta PSSI mengikat dan menjadi pedoman bagi para klub profesional.

Sementara itu, sebagaimana tertera dalam website resmi Kemenpora, undangan itu dikirimkan kepada klub-klub dalam rangka menggelar Liga Transisi 2016.

Pertemuan itu pekan lalu dihadiri sekitar 40 utusan klub menghadirinya di antaranya PSMS Medan, Persipasi Bekasi, Persibonggo Purbalingga, Persibat Batang, Persatu Tuban, Persibo Bojonegoro, PSBK Kota Blitar, Persika Karawang, PS Kwarta Medan, Lampung FC, Madiun Putra, Persiba Bantul, Persitara Jakarta Utara, PSBI Blitar, PSS Sleman, Persinga Ngawi, PSSB Bireun, dan Persik Kediri.

Menurut Ketua Tim Transisi Bibit Samad Rianto, kegiatan ini adalah upaya untuk mengajak klub-klub menyikapi kondisi persepakbolaan saat ini. "Menpora Imam Nahrawi telah menugaskan Tim Transisi berbuat sesuatu untuk sepak bola nasional dan melaporkannya."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pssi kemenpora

Sumber : PSSI.org & Kemenpora.go.id

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top