Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenpora Ngotot Ingin Ketemu FIFA

Kemenpora terus berupaya agar bisa bertemu dengan pejabat FIFA untuk membahas persoalan sepak bola di Indonesia meskipun sempat ditolak untuk bertemu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Mei 2015  |  00:27 WIB
Markas FIFA di Zurich, Swiss - Reuters/Christian Hartmann
Markas FIFA di Zurich, Swiss - Reuters/Christian Hartmann

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus berupaya agar bisa bertemu dengan pejabat Federation Internationale de Football Association (FIFA) untuk membahas persoalan sepak bola di Indonesia meskipun sempat ditolak untuk bertemu.

"Kami hari ini, atau paling tidak besok berusaha untuk meyakinkan FIFA agar memberi ruang bertemu secara fisik," kata Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora Gatot S. Dewa Broto di kantor Kemenpora Jakarta, Senin.

Dia mengakui bahwa FIFA tidak bisa bertemu dengan perwakilan Kemenpora untuk melakukan pertemuan pada jadwal yang ditentukan karena tanggalnya bentrok dengan agenda kongres badan sepak bola dunia itu.

"Karena FIFA sudah menanggapi, tidak akan menerima tim Kemenpora. Kalau masalah kongres kami paham, tapi tidak harus Presiden FIFA yang bertemu kami, bisa dengan perwakilan lainnya. Yang terpenting bagaimana membangun komunikasi," kata Gatot.

Dia juga menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo meminta Kemenpora terus berupaya berkomunikasi dengan FIFA. "Presiden berharap upaya komunikasi dengan FIFA dijaga, karena siapa pun tidak menghendaki kita di-banned."

Sebelumnya perwakilan Tim Transisi batal bertemu dengan FIFA lantaran tanggal pertemuan yang ditetapkan Kemenpora bentrok dengan Kongres FIFA ke-65.

"Dengan menyesal saya menginformasikan kepada anda bahwa tidak bisa bertemu dengan perwakilan anda karena tanggal pertemuan yang anda minta bertepatan dengan pekan Kongres FIFA ke-65," demikian seperti dikutip dari surat FIFA untuk Sekertaris Menpora Alfitra Salamm tertanggal 22 Mei 2015.

Surat yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke tersebut membahas terkait surat menyurat antara FIFA dengan PSSI mengenai pengenaan sanksi terhadap pelanggaran statuta FIFA pasal 13 dan 17.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pssi fifa tim transisi

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top