Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

STY Curhat ke Menpora Ada Klub Susah Mengizinkan Pemainnya Memperkuat Timnas

Pelatih Tim Nasional Sepak Bola Indonesia Shin Tae-yong (STY) menyampaikan secara langsung kendala memanggil pemain.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Desember 2022  |  22:47 WIB
STY Curhat ke Menpora Ada Klub Susah Mengizinkan Pemainnya Memperkuat Timnas
Pelatih Indonesia, Shin Tae-yong - PSSI
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pelatih Tim Nasional Sepak Bola Indonesia Shin Tae-yong (STY) menyampaikan secara langsung kendala memanggil pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali saat keduanya bertemu di Gianyar, Bali, Sabtu.

STY saat berbincang singkat bersama Menpora pada sela-sela pemusatan latihan di Training Ground Bali United, Pantai Purnama, Gianyar, menyampaikan pihaknya kerap menghadapi kesulitan dari klub saat memanggil pemain untuk mengikuti pemusatan latihan tim nasional (timnas).

Oleh karena itu, STY meminta bantuan dan dukungan dari Menpora untuk membantu mengatasi persoalan tersebut.

Dalam sesi bincang-bincang yang berlangsung sekitar 3 menit itu, Zainudin menyampaikan pihaknya bakal membantu STY. Menpora juga menjelaskan ia telah berkomunikasi dengan klub-klub Liga 1 bahwa kompetisi kembali bergulir salah satunya untuk kepentingan tim nasional.

"Jadi, alasan kompetisi main lagi karena timnas. Saya sudah bicara dengan klub-klub Liga 1, karena mereka banyaknya di Liga 1. Saya sudah sampaikan bahwa kompetisi digulirkan lagi alasannya untuk timnas, dan Coach Shin sempat hubungi saya (waktu) di Spanyol. Jadi, kalau bukan timnas, belum tentu kepolisian mengizinkan," kata Zainudin Amali menanggapi permintaan Shin Tae-yong.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai penyelenggara Liga 1 pada Jumat malam (2/11) mengumumkan Liga 1 2022--2023 resmi berlanjut mulai 5 Desember 2022 setelah pihaknya mendapat rekomendasi dari kepolisian. LIB menyampaikan putaran pertama Liga 1 digelar dengan sistem terpusat (bubble​​​​​​​) di Jawa Tengah dan Yogyakarta, tepatnya di lima stadion, yaitu Stadion Jatidiri (Semarang), Stadion Maguwoharjo (Sleman), Stadion Manahan (Solo), Stadion Sultan Agung (Bantul) dan Stadion dr Moch Soebroto (Magelang).

Terkait itu, Zainudin pun meminta kepada STY jika menghadapi masalah pemanggilan pemain dari pihak klub agar berkomunikasi dengan PSSI dan dirinya.

"Kalau ada klub yang akhirnya tidak mau kasih ininya (izin, red.) kasih tahu saya," kata Menpora RI.

"Kalau ada apa-apa kasih tau ke PSSI, nanti saya juga akan bantu," kata Zainudin ke STY.

Usai keduanya berbincang, Zainudin pun mengucapkan kamsahamnida, yang berarti terima kasih dalam Bahasa Korea, ke STY. Pelatih Timnas Indonesia itu pun langsung membalas ucapan yang sama ke Zainudin.

Zainudin pada sela-sela kegiatannya di Bali minggu ini menyempatkan diri memberi semangat secara langsung kepada timnas senior yang menjalani pemusatan latihan di Bali sejak bulan lalu (28/11). Ia tiba di lokasi latihan sekitar pukul 17.00 WITA saat para pemain tengah menjalani sesi pemanasan dan latihan fisik.

Walaupun demikian, Menpora RI tidak langsung menghampiri STY dan para pemain. Ia memilih mengamati sesi latihan dari tepi lapangan dan lanjut meninjau pembangunan sejumlah fasilitas di Training Ground Bali United, di antaranya bangunan untuk tribun penonton.

Selepas berkeliling, ia pun kembali ke kendaraannya. Namun sebelum dia meninggalkan lokasi, STY bersama para pemain menghentikan sesi latihan selama beberapa menit dan menghampiri Zainudin.

Menpora RI pun turun dari kendaraannya dan memeluk STY. Ia lanjut menyapa dan memberi semangat secara langsung ke para pemain yang berlatih untuk Piala AFF 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

timnas indonesia menpora

Sumber : Antaranews

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top