Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ini 18 Nama Perangkat Pertandingan yang Dijatuhi Hukuman PSSI

PSSI menjatuhkan jenis hukuman yang berbeda sesuai dengan pelanggaran saat menjalankan tugas yang sesuai Law of The Game (LOTG).
Anshary Madya Sukma
Anshary Madya Sukma - Bisnis.com 22 Agustus 2022  |  20:52 WIB
Ini 18 Nama Perangkat Pertandingan yang Dijatuhi Hukuman PSSI
Timnas U-19 Indonesia di Piala AFF U-19 2022 - PSSI
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -  Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah memberikan sanksi kepada perangkat pertandingan yang bermasalah dari pekan ke-1 hingga ke-5 kompetisi BRI Liga 1 2022/2023.

Dilansir pssi.org pada Senin (22/8/2022), perangkat pertandingan itu meliputi wasit, additional assistant referee, dan asisten wasit. Melalui Komite Wasit, PSSI menjatuhkan jenis hukuman yang berbeda sesuai dengan pelanggaran saat menjalankan tugas yang sesuai Law of The Game (LOTG).

Nah, simak ini 18 perangkat pertandingan yang dijatuhi hukuman pembinaan khusus tanpa tugas, di antaranya :

1. Fariq Hitaba (Pekan ke-1 : Bali United vs Persija)

Sanksi : 8 pekan, baru bisa ditugaskan pada pekan ke-10. 

2. Yeni Kristanto (Pekan ke-1 : PSIS vs RANS) 

Sanksi : 8 pekan, baru bisa ditugaskan pada pekan ke-10. 


3. Abdullah (Pekan ke-2 : Persib vs Madura United) 

Sanksi : 6 pekan, baru bisa ditugaskan pekan ke-9. 


4.Yudi Norcahyo (Pekan ke-2 : Bali United vs Rans) 

Sanksi : 8 pekan, baru bisa ditugaskan pekan ke-11. 


5. Mustofa Umarella (Pekan ke-2 : PSIS vs Barito Putera) 

Sanksi : 10 pekan, baru bisa ditugaskan pekan ke-13.


6. Tabrani (Pekan ke-1 : PSSI vs RANS) 

Sanksi : 4 pekan, baru bisa ditugaskan pekan ke-6. 


7. Ami Jerimias Tepal (Pekan ke-1 : PSIS vs RANS) 

Sanksi : 8 pekan, baru bisa ditugaskan pekan ke-10.


8. Hamim Tohari (Pekan ke-2 : PSM vs Persija) 

Sanksi : 4 pekan, baru bisa ditugaskan pekan ke-7.


9. Pipin Indra Pratama (Pekan ke-2 : PSM vs Persija) 

Sanksi : 4 pekan, baru bisa ditugaskan pekan ke-7. 


10. Darma Santoso (Pekan ke-1 : PSIS vs Barito Putera) 

Sanksi : 4 pekan, baru bisa ditugaskan pekan ke-6. 


11. Hotlan Nainggolan (Pekan ke-2 : Bali United vs RANS) 

Sanksi : 4 pekan, baru bisa ditugaskan pekan ke-7. 


12. Hari Cristanta (Pekan ke-2 : PSM vs Persija) 

Sanksi : 4 pekan, baru bisa ditugaskan pekan ke-7. 


13. Mansyur (Pekan ke-3 : Persebaya vs Madura United) 

Sanksi : 10 pekan, baru bisa ditugaskan pekan ke-14. 


14. Sudarmono (Pekan ke-3 : Persebaya vs Madura United) 

Sanksi : 6 pekan, baru bisa ditugaskan pekan ke-10. 


15. Dwi Purba (Pekan ke-4 : RANS vs PSM) 

Sanksi : 8 pekan, baru bisa ditugaskan pekan ke-13. 


16. Gidion Napaherang (Pekan ke-3 : PSS vs Barito Putera) 

Sanksi : 8 pekan, baru bisa ditugaskan pekan ke-12. 


17. Totok Fitrianto (Pekan ke-3 : Persib vs PSIS) 

Sanksi : 8 pekan, baru bisa ditugaskan pekan ke-12.


18. Sance Lawita (Pekan ke-5 :  Borneo FC vs Persebaya) 

Sanksi : 8 pekan, baru bisa ditugaskan pekan ke-16.


Atas pelanggaran yang sudah terjadi ini, Ketua Komite Wasit PSSI, Ahmad Riyadh berharap agar wasit yang tidak mendapatkan sanksi ini untuk menjalankan tugas dengan baik sesuai LOTG.


Terakhir, PSSI menginformasikan juga bahwa Komite Wasit direncanakan akan menggelar koordinasi dan evaluasi menyeluruh secara rutin setiap pekan ke-10 atau kelipatannya kepada seluruh perangkat pertandingan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pssi sepakbola persib psis
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top