Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Takut Digaet Klub Lain, Xavi Minta Barca Naikkan Gaji Gavi

Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, meminta agar manajemen klub itu memprioritaskan perpanjangan kontrak pemain muda Gavi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Desember 2021  |  12:58 WIB
Manajer Barcelona, Xavi Hernandez - Marca
Manajer Barcelona, Xavi Hernandez - Marca

Bisnis.com, JAKARTA - Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, meminta agar manajemen klub itu memprioritaskan perpanjangan kontrak pemain muda Gavi. Kontrak si pemain saat ini akan berakhir pada Juni 2023 dengan bayaran yang sangat kecil ketimbang pemain lainnya.

Xavi menyatakan bahwa mereka akan bekerja keras untuk mempertahankan Gavi yang kabarnya mulai diincar klub-klub besar Eropa lainnya. Bahkan, dia menyatakan bahwa Barca harus mempertaruhkan semua yang mereka miliki agar gelandang berusia 17 tahun itu bertahan di Stadion Camp Nou.

"Kami harus memperbarui kontraknya segera. Kami harus mengeluarkan semua uang yang kami miliki jika dibutuhkan," kata Xavi dalam konferensi pers menjelang laga kontra Sevilla.

"Kami tak bisa kehilangan pemain seperti ini. Mereka harus menjadi basis dari masa depan klub."

"Saya mengerti bahwa klub sedang bekerja keras untuk perpanjangan kontrak Gavi. Dia pemain fundamental untuk tim ini."

Menurut radio Cadena SER, pemain dengan nama lengkap Pablo Martin Paez Gavira itu mendapatkan bayaran sangat kecil dalam kontraknya saat ini. Gavi hanya mendapatkan gaji 100 ribu euro atau sekitar Rp 1,6 miliar per tahun.

Dia disebut akan mendapatkan bonus sebesar 1,5 juta hingga 2 juta euro (Rp 24,2 miliar - Rp 32,3 miliar) jika memperpanjang kontraknya. Klausa pemutusan kontrak si pemain pun tergolong kecil, yaitu sebesar 50 juta euro atau hanya Rp 809 miliar.

Padahal Gavi dianggap sebagai salah satu pemain muda paling bersinar di Spanyol saat ini. Dia terus menjadi pilihan utama di skuad Barca, baik saat masih ditangani Ronald Koeman maupun setelah ditangani oleh Xavi Hernandez.

Pada laga kontra Elche akhir pekan kemarin, Xavi pun memuji kematangan pemain mudanya itu. Gavi mencetak satu gol dan satu assist untuk membawa Barca meraih kemenangan 3-2.

Menurut Xavi Hernandez, Gavi bermain tanpa rasa gugup meskipun tergolong masih sangaat belia. Xavi membandingkan Gavi dengan dirinya yang masuk ke skuad senior Barca saat berusia 18 tahun.

"Saya bermain pertama kali di ini pada usia 18 tahun dan saya gugup. Para pemain ini memiliki kepribadian yang sangat baik. Saya sangat senang dengan generasi ini, terutama Gavi," kata Xavi akhir pekan kemarin.

"Yang membuat saya lebih terkesima terhadap Gavi adalah usianya, dia baru 17 tahun. Lihat bagaimana dia berjuang. Hari ini dia membuat perbedaan dengan gol dan assist. Saya tak ingin membandingkan dia dengan siapa pun, saya hanya ingin memastikan dia tak berhenti sampai di sini karena dia tak memiliki batasan (untuk berkembang)."

Performa apik Gavi itu pun membuat dia telah dipanggil ke skuad senior Timnas Spanyol. Pelatih Luis Enrique yang merupakan mantan arsitek Barca, telah memberikannya empat kesempatan bermain bersama Tim Matador.

Klub-klub besar Eropa seperti Manchester City, PSG dan Bayern Munchen disebut telah memantau perkembangan pemain yang diangggap sebagai gelandang terbaik jebolan La Masia setelah era Iniesta dan Xavi tersebut.

Gavi akan berkesempatan kembali menunjukkan kemampuannya di kandang Sevilla pada Rabu dini hari nanti. Barcelona harus meraih kembali meraih kemenangan jika ingin memperbaiki posisinya di klasemen Liga Spanyol. Saat ini mereka berada di posisi kedelapan dengan perolehan 27 angka.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Barcelona Liga Spanyol

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top