Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Final Liga Champions ManCity vs Chelsea, Guardiola Tak Peduli Wasit

Wasit Antonio Mateu Lahoz akan memimpin pertandingan final Liga Champions Eropa Manchester City melawan Chelsea. Pelatih ManCity Pep Guardiola menyatakan dia tak peduli tentang wasit sesama asal Spanyol yang pernah memberinya kartu merah itu.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 25 Mei 2021  |  02:35 WIB
Pelatih Manchester City Pep Guardiola - Reuters
Pelatih Manchester City Pep Guardiola - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengaku tidak peduli Antonio Mateu Lahoz yang menjadi wasit final Liga Champions Eropa pada Minggu (30/5/2021) dini hari WIB di Porto, Portugal, meski sejarahnya bersama pengadil sesama asal Spanyol itu tak elok.

Lahoz memberi Guardiola kartu merah keluar dalam kekalahan perempat final Liga Champions melawan Liverpool pada 2018. Selepas pertandingan, Guardiola mengatakan wasit "suka tampil beda".

Namun, berbicara sebelum final hari Sabtu dengan Chelsea, Guardiola, mantan gelandang Timnas Spanyol, mengatakan dia tidak memikirkan Lahoz 1 detik pun.

"Saya tidak peduli. Saya sangat percaya diri dengan tim saya. Anda tidak bisa membayangkan betapa yakinnya saya di tim saya dan apa yang harus kami lakukan," kata mantan pemain dan pelatih Barcelona itu pada Senin (24/5/2021).

Gol Leroy Aziz Sane yang dianulir melawan Liverpool memicu bentrokan di Stadion Etihad yang menyebabkan Guardiola dikirim ke tribun dan wasit yang sama mengecewakan pelatih City itu dalam pertandingan 2017 versus Monaco saat Sergio Aguero mendapat kartu kuning karena dianggap diving.

"Dia wasit yang suka merasa berbeda, dia istimewa. Ketika semua orang melihat sesuatu, dia akan melihat sebaliknya. Terlalu berlebihan untuk memberi saya kartu merah, karena saya tidak mengucapkan kata yang salah," kata Guardiola ketika itu.

Ini merupakan pertama kalinya Manchester City lolos ke final Liga Champions. Sebaliknya, Chelsea pernah menjuarai Liga Champions satu kali pada musim 2011–2012 di bawah arahan pelatih Roberto di Matteo.

Apabila Manchester City berhasil tampil sebagai juara Liga Champions dengan menaklukkan Chelsea, ini merupakan gelar juara ketiga pada musim 2020–2021 ini setelah Liga Primer Inggris dan Piala Liga (EFL Cup/Carabao Cup).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

chelsea Liga Champions Manchester City

Sumber : BBC

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top