Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Juara Serie A Italia, Inter Milan Memainkan Sepak Bola Modern

Pelatih Inter Milan Antonio Conte menyatakan tim asuhannya memainkan sepak bola modern, sebagai kunci untuk tampil sebagai juara Serie A Italia.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 03 Mei 2021  |  12:18 WIB
Pendukung Inter Milan merayakan gelar juara Serie A Italia musim 2020-2021 pada Minggu (2/5/2021)./Antara - Reuters
Pendukung Inter Milan merayakan gelar juara Serie A Italia musim 2020-2021 pada Minggu (2/5/2021)./Antara - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Antonio Conte, pelatih Inter Milan yang telah memastikan tampil sebagai juara Serie A Italia musim 2020-2021, menegaskan tim asuhannya 'mainkan sepak bola modern'.

Dia menjelaskan bagaimana mereka bermutasi secara taktis dan mengapa Ivan Perisic berubah dari orang buangan menjadi pemain kunci. “Inter bukan lagi sekadar berpartisipasi, melainkan pemenang. "

Nerazzurri mengamankan gelar Serie A ke-19, yang pertama dalam 11 tahun, sekaligus mengakhiri dominasi Juventus selama sembilan musim.

“Kami merasa senang, puas, santai, karena membawa Scudetto kembali ke Inter dengan sisa empat putaran membuat kami sangat bahagia,” kata Conte kepada Sky Sport Italia.

“Kami ingin terus tampil baik selama empat putaran tersisa dan memberikan ruang bagi mereka yang belum bermain sebanyak itu. Mereka tahu apa yang saya harapkan dari mereka dan apa yang ingin kita lihat."

Inter mengunci pertahanan mereka di 17 matchday terakhir dan itu membuktikan perbedaan besar, karena selama periode itu mereka dalam keadaan skor tertinggal total selama 45 menit.

“Ada kemajuan taktis. Selama bertahun-tahun kami mencoba beberapa opsi berbeda. Kami memulai sedikit seperti kami mengakhiri musim lalu, menekan di seluruh lapangan, dan itu membawa hasil yang bagus, karena kami finis 1 poin di belakang Juventus dan mencapai final Liga Europa.”

“Pada 10-12 pertandingan pertama musim ini, kami berusaha memiliki identitas yang sama. Namun, lawan mempelajari Anda dan kami sering terjebak dalam serangan balik. Masalah tahun ini adalah lawan kami menemukan tindakan balasan yang tepat.”

“Tim pemenang harus memiliki keseimbangan antara menyerang dan bertahan. Para pemain belajar membaca permainan dan momen mana harus menekan, momen mana untuk duduk santai di area kami sendiri, dan menunggu. Itu tanda dari tim yang matang.”


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Italia inter milan

Sumber : Football Italia

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top