Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Chelsea Imbang Lawan Wolves, Tuchel Lepas Gelar Juara Liga Inggris?

Tuchel memahami bahwa manajer atau pun pemain Chelsea pasti mendapatkan beban target meraih gelar juara. Meskipun demikian, dengan kondisi saat ini, dia memilih untuk realistis.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Januari 2021  |  16:47 WIB
Thomas Tuchel - Eurosport
Thomas Tuchel - Eurosport

Bisnis.com, JAKARTA - Hasil imbang 0-0 pada laga Chelsea vs Wolverhampton Wanderers di Stadion Stamford Bridge, Kamis (28/1/2021) menjadi start kurang meyakinkan bagi manajer baru Chelsea, Thomas Tuchel. Dia pun tampak realistis soal peluang The Blues meraih gelar juara Liga inggris musim ini.

"Gelar juara? Whoahh. Itu sangat jauh," kata Tuchel menjawab pertanyaan soal peluang juara timnya usai laga dinihari tadi. "Tidak, kami harus realistis."

Tuchel memahami bahwa manajer atau pun pemain Chelsea pasti mendapatkan beban target meraih gelar juara. Meskipun demikian, dengan kondisi saat ini, dia memilih untuk realistis.

Eks pelatih Borussia Dortmund dan PSG itu pun menyatakan bahwa dirinya tak ingin melihat terlalu jauh ke depan soal gelar juara. Dia menyatakan ingin membenahi dan membangun skuad Chelsea terlebih dahulu.

"Ketika anda bergabung bersama Chelsea sebagai pemain atau seperti saya sebagai manajer, anda menandatangani harapan untuk menjari calon peraih gelar juara. Itu artinya Liga Inggris, Liga Champions dan semua trofi juara yang ada. Itu jelas," kata dia.

"Pada saat bersamaan, kita harus realistis. Ada banyak tim diantara kami dengan peringkat keempat dan kami juga tertinggal cukup banyak poin. Hal terbaik adalah kami tak kehilangan fokus dan melihat terlalu jauh, tetapi tetap bekerja pada setiap harinya dan hasil akan mengikuti."

"Ini adalah titik awal. Kami akan fokus pada kekuatan dan kualitas kami dan kami akan membangun tim yang semua lawan tak ingin melawannya, itulah tantangannya. Itu tantangan yang harus saya lakukan secepatnya."

Soal laga kontra Wolverhampton Wanderers itu, Thomas Tuchel mengaku puas meskipun mereka hanya bermain imbang 0-0. Dia memuji para pemainnya yang berhasil membuat Wolves selalu berada dalam tekanan dan tak memiliki banyak peluang.

"Untuk hari ini, saya puas. Enam belas kali kami merebut bola dari kaki mereka dalam sepertiga akhir pertandingan, itu membuktikan betapa luar biasa intensitas dan energi di lapangan," kata Tuchel.

"Kami mampu memainkan bola di lapangan lawan. Kami mematahkan serangan balik mereka sejak awal. Kami mampu menciptakan peluang dan setiap menitnya peluang kami semakin banyak."

"Kami tak membiarkan mereka melakukan serangan balik berbahaya. Kami sangat terorganisir, kami sangat berani, kami memiliki semangat, kami bermain sebagai tim."

Pada laga itu, Chelsea memang tampil sangat dominan. Pasukan Singa London menguasai 79 bola dan menciptakan 14 tembakan dengan lima diantaranya mengarah ke gawang.

Sementara Wolves tampak tak bisa berbuat apa-apa. Skuad asuhan Nuno Espirito Santos yang hanya menguasai 21 persen bola tak mampu menciptakan satu pun tendangan ke arah gawang Chelsea.

Hasil imbang Chelsea vs Wolves itu membuat kedua tim tak beranjak dari posisinya di klasemen Liga Inggris. Chelsea masih berada di peringkat kedelapan dengan perolehan 30 angka dari 20 laga sementara Wolves menempati posisi ke-13 dengan perolehan 23 angka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

chelsea Liga Inggris

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top