Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mantan Presiden Munchen Sebut Agen Alaba Sebagai ikan Piranha Rakus

Mantan Presiden Bayern Munchen, Uli Hoeness, buka suara soal nasib kontrak baru David Alaba. Dia menyebut Pini Zahavi meminta komisi besar untuk perpanjangan kontrak si pemain.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Januari 2021  |  14:35 WIB
David Alaba - JuveFC
David Alaba - JuveFC

Bisnis.com, JAKARTA - David Alaba diambang pintu keluar dari Bayern Munchen setelah kedua belah pihak gagal menyepakati kontrak baru. Agen pemain Pini Zahavi yang mewakili Alaba disebut sebagai penghambat si pemain bertahan di klub asal Jerman itu.

Mantan Presiden Bayern Munchen, Uli Hoeness, buka suara soal nasib kontrak baru David Alaba. Dia menyebut Pini Zahavi meminta komisi besar untuk perpanjangan kontrak si pemain.

"Alaba memiliki agen piranha rakus," kata Hoeness seperti dilansir media Spanyol, AS.

"Zahavi selalu mengatakan omong kosong, itu adalah sesuatu yang gila. Orang tidak bisa membayangkan apa yang dia inginkan agar Alaba memperbarui kontraknya."

Hoeness pun memahami kenapa Bayern Munchen akhirnya menyatakan menarik penawaran kontrak baru mereka untuk Alaba. Menurut dia, permintaan Zahavi tak bisa ditolerir dan membuat para petinggi Bayern Munchen frustasi.

Hoeness tak menyebutkan berapa komisi yang diminta oleh Zahavi, tetapi beberapa sumber AS menyebutkan bahwa pria asal Israel itu meminta bayaran sebesar 20 juta euro atau sekitar Rp 344,5 miliar

Nilai itu dianggap terlalu besar mengingat Bayern Munchen saat ini juga tengah berjuang melalui badai krisis ekonomi yang disebabkan pandemi Covid-19.

Apalagi, Bayern Munchen sebenarnya telah bersedia untuk menaikkan gaji Alaba. Jika pada kontrak sebelumnya Alaba mendapatkan bayaran 10 juta euro per tahun, dalam kontrak barunya Bayern Munchen bersedia membayarnya 12 juta euro yang bisa naik hingga 15 juta euro tergantung performa pribadi plus tim.

Pini Zahavi memang merupakan salah satu agen sepak bola ternama di Eropa saat ini. Pria berusia 77 tahun itu disebut sebagai salah satu broker yang membuat Neymar Jr berpaling dari Barcelona ke PSG pada 2017. Dia disebut mendapatkan bayaran 10,7 juta euro dari PSG untuk membujuk Neymar hengkang dari Barcelona.

Tak hanya itu, nama Pini Zahavi juga disebut sebagai kunci sukses pembelian Chelsea oleh miliader Rusia, Roman Abramovich, pada 2003.

Bagi Bayern Munchen, Zahavi dianggap sebagai duri dalam daging. Pasalnya Selain David Alaba, dia juga menjadi wakil bagi penyerang mereka, Robert Lewandowski.

Zahavi disebut sempat mencoba menggolkan transfer Lewandowski dari Bayern Munchen ke Real Madrid beberapa musim lalu. Namun hal itu batal setelah Munchen membujuk si pemain untuk bertahan.

Kini dia pun dituding sebagai orang yang akan membidani kepindahan David Alaba dari Bayern Munchen ke Real Madrid. Kubu Los Blancos disebut membutuhkan Alaba sebagai pengganti Sergio Ramos yang pembicaraan kontrak barunya juga mentok.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bayern Munchen

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top