Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Selesai Covid-19, Kai Havertz Perlu Adaptasi Lama di Chelsea

Kai Havertz mesti perlu waktu lama untuk menjalani proses adaptasi di Chelsea setelah positif Covid-19 November lalu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Januari 2021  |  15:34 WIB
Kai Havertz  -  Football Talk
Kai Havertz - Football Talk

Bisnis.com, JAKARTA – Frank Lampard, pelatih kontestan Liga Primer Inggris Chelsea, mengakui bahwa Kai Havertz tidak dalam kondisi fisik terbaiknya setelah positif virus Covid-19 pada November 2020.

Chelsea berhasil mendapatkan gelandang berusia 21 tahun itu dari Bayer Leverkusen dengan nilai fantastis 70 juta pound sterling (Rp1,34 triliun) pada bursa transfer pemain musim panas tahun lalu.

Namun, gelandang serang bernama lengkap Kai Lukas Havertz itu hanya duduk di bangku cadangan dalam tiga pertandingan terakhir. Dia hanya menunjukkan sekilas bakat yang membuat Chelsea tertarik merekrutnya sejak awal.

Lampard menekankan bahwa perlu ada pemahaman seputar performa buruknya dan dampak fisik akibat Covid-19 tampaknya masih memengaruhi pemain kelahiran Aachen, Jerman, tersebut

"Sama seperti Kai yang baru saja beradaptasi dengan Liga Primer Inggris dan ia memiliki beberapa penampilan yang sangat bagus dengan kami, dia terkena Covid cukup parah karena saya pikir orang-orang benar-benar mulai terbuka sekarang," kata Lampard.

"Saya telah membaca beberapa hal baru-baru ini tentang seberapa besar orang yang bisa menderita karena Covid sekarang. Beberapa orang tidak menunjukkan gejala," tambah pelatih asal Inggris tersebut yang dikutip Goal dan dilanisr Antara pada Minggu (3/1/2021).

"Ia pasti mengalami sedikit masalah secara fisik dan saya banyak berbicara dengannya dan kami tahu itu. Kami mencoba membantunya untuk menghadapi masalah tersebut. Saya memiliki keyakinan penuh kepadanya. Kami perlu memberinya waktu, terutama karena situasi Covid."

Lampard juga mengalami proses yang cukup lama untuk beradaptasi saat dia pindah ke Chelsea dari West Ham pada 2001. Mantan gelandang Timnas Inggris tersebut perlu setahun untuk beradaptasi sebelum menunjukkan kualitasnya dan menjadi pencetak gol terbanyak klub London tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

chelsea Liga Inggris

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top