Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Werner Lagi Mandul Bikin Gol, Lampard Sebut Wajar

Produktivitas Werner pun menurun drastis. Saat ini, dia total baru mengemas delapan gol dari 21 laga. Padahal musim lalu Timo Werner mencetak 34 gol dari 45 pertandingan di semua kompetisi bagi RB Leipzig.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Desember 2020  |  16:34 WIB
Striker Chelsea, Timo Werner - Skysports
Striker Chelsea, Timo Werner - Skysports

Bisnis.com, JAKARTA - Penyerang Chelsea Timo Werner memperpanjang paceklik golnya menjadi sembilan laga setelah gagal menjebol gawang West Ham pada laga Liga Inggris Selasa dini hari tadi. Manajer Frank Lampard mengaku tak khawatir dengan kondisi tersebut.

Lampard menilai mandeknya produktivitas gol Werner itu sebagai sesuatu yang wajar. Menurut dia penyerang yang musim lalu memperkuat RB Leipzig tersebut masih membutuhkan adaptasi dengan sepak bola Inggris.

Meskipun tak mencetak gol, Lampard meyakini kehadiran Werner membuat lini belakang lawan mengalami ketakutan. Dia pun meyakini Werner akan kembali menemukan ketajamannya di depan gawang.

"Saya tak khawatir," ujarnya usai pertandingan kontra West Ham. "Setiap penyerang selalu ingin mencetak gol. Hal itu akan jadi penilaian mereka dan karena itulah Timo menjadi tambahan tenaga yang bagus untuk kami karena jumlah gol yang dia ciptakan dalam beberapa tahun terakhir."

"Dia baru bermain di sini dan kami harus memberikan dia waktu untuk beradaptasi tetapi dia terus bermain secara reguler. Dia membuat lawan ketakutan dan memberikan masalah untuk mereka."

"Saat ini semuanya tak berjalan baik bagi dia tetapi waktu akan berubah dan kita akan melihat gol dari Timo Werner, itu pasti," kata Lampard.

Media-media Inggris menuliskan bahwa mandeknya produktivitas gol Timo Werner terjadi karena Frank Lampard lebih sering memainkannya sebagai sayap kiri ketimbang sebagai penyerang. Padahal, saat bersama RB Leipzig, Werner merupakan seorang penyerang tengah.

Dari 21 laga di semua kompetisi, pemuda asal Jerman tersebut tercatat hanya enam kali bermain di posisi aslinya sebagai penyerang tengah dan 15 kali sebagai sayap kiri.

Produktivitas Werner pun menurun drastis. Saat ini, dia total baru mengemas delapan gol dari 21 laga. Padahal musim lalu Timo Werner mencetak 34 gol dari 45 pertandingan di semua kompetisi bagi RB Leipzig.

Terakhir kali Timo Werner mencetak gol adalah pada saat Chelsea menang 4-1 atas Sheffield United. Setelah itu, dalam 9 laga terakhir dia tercatat hanya mencetak tiga assist.

Meskipun Timo Werner belum menunjukkan produktivitas golnya, Chelsea sebenarnya tak kesulitan untuk mencetak gol ke gawang lawan. Dari 14 laga Liga Inggris musim ini, Chelsea telah menyarangkan 29 gol dan menjadi tim dengan produktivitas gol tertinggi kedua, hanya kalah dari Liverpool yang telah mengemas 36 gol. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

chelsea Liga Inggris

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top