Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Mesut Ozil (kiri) berdoa sebelum memulai pertandingan. - BBC
Lihat Foto
Premium

Drama Nasib Mesut Ozil, Kisah Kesetiaan Sia-sia & Muslim Uighur

Mesut Ozil disingkirkan pelatih Mikel Arteta dari skuad utama Arsenal yang akan bertarung di Liga Primer Inggris ataupun Liga Europa musim 2020–2021. Belakangan fans klub London berjuluk The Gunners itu menyebutkan bahwa Mesut ozil disingkirkan karena membela Muslim Uighur.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com
24 Oktober 2020 | 16:11 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Mesut Ozil, gelandang pemenang Piala Dunia 2014 bersama Timnas Jerman, dikeluarkan dari tim Arsenal yang akan bertarung di Liga Primer Inggris dan juga di Liga Europa, dan mengatakan pada Rabu (21/10/2020) bahwa "loyalitas sulit didapatkan pada saat ini".

Pelatih Arsenal Mikel Arteta mengambil tanggung jawab, mengatakan dia telah "gagal" bekerja sama dengan playmaker Jerman Ozil, dan bahwa penyingkirannya “murni keputusan sepak bola".

Namun, beberapa penggemar Arsenal menunjuk komentarnya pada Desember 2019 tentang penganiayaan muslim Uighur di China dan mengaitkannya dengan posisi terbuang Ozil saat ini.

Dalam pernyataan media sosialnya pada Rabu, Ozil, 32 tahun, menulis: "Saya akan terus berlatih sebaik mungkin dan sedapat mungkin menggunakan suara saya untuk melawan ketidakmanusiawian dan untuk keadilan."

Jadi, apa di balik pengaitan masalah Ozil dengan China? Apa latar belakangnya?

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top