Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

10 Tahun Terakhir, Hanya 4 Tim Serie A Menangguk Untung

Hanya empat dari 20 kontestan Serie A musim ini yang menangguk keuntungan selama 10 tahun terakhir. Klub-klub besar seperti Juventus, AC Milan, dan AS Roma termasuk yang mengalami kerugian sepanjang kurun waktu tersebut.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 10 Oktober 2020  |  21:10 WIB
Napoli termasuk di antara empat tim Serie A musim ini yang meraup keuntungan selama 10 tahun terakhir. - Reuters
Napoli termasuk di antara empat tim Serie A musim ini yang meraup keuntungan selama 10 tahun terakhir. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Analisis neraca yang disajikan oleh klub-klub Serie A menunjukkan hanya Atalanta, Sassuolo, Napoli, dan Crotone yang meraup untung selama 10 tahun terakhir.

Dari tim kontestan Serie A Italia musim 2020–2021, hanya empat yang menangguk laba selama 10 tahun terakhir.

Napoli sejauh ini adalah yang paling menghasilkan untung, menghasilkan 132,2 juta euro sejak 2010, mengalami kerugian hanya pada tahun-tahun keuangan yang berakhir pada 2015, 2016, dan 2018.

Namun, klub itu juga bangkrut pada 2004 dan harus memulai lagi dengan Presiden baru Aurelio De Laurentiis, hingga mendapatkan promosi kembali ke Serie A pada 2007.

Klub lain yang meraup laba adalah Atalanta, yang lebih dari satu dekade mengumpulkan keuntungan 58,1 juta euro.

Keuntungan itu sebagian besar didapatkan dalam 4 tahun terakhir, ketika keuntungan mereka melonjak dari 0,2 juta euro menjadi 26,7 juta euro, kemudian 24,4 juta euro selama 2 tahun berturut-turut.

Crotone meraih keuntungan 3,5 juta euro, tetapi sekali lagi, itu karena mereka sebagian besar berada di liga yang lebih rendah dari Serie A selama periode itu.

Sassuolo membukukan keuntungan 1,6 juta euro selama satu dekade, karena setelah 5 tahun memperoleh keuntungan yang konsisten, mereka mengalami kerugian selama dua musim terakhir.

Milan bangkrut selama 10 tahun terakhir, beralih kepemilikan dari Silvio Berlusconi ke Yonghong Li dan diambil alih oleh perusahaan lindung nilai Elliott.

Selama 10 tahun, Rossoneri mengalami kerugian luar biasa sebesar 914,5 juta euro. Itu hampir dua kali lipat dari AS Roma, yang rugi 527,2 juta euro, diikuti oleh Inter dengan 470,3 juta euro dan Juventus dengan 281,5 juta euro.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Italia Juventus

Sumber : Football Italia

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top