Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sergino Dest Disebut Calon Pengganti Dani Alves di Barca

Sebagai catatan, torehan Sergino Dest itu lebih baik dari Dani Alves saat masih seusianya. Alves yang saat itu sudah bermain untuk Sevilla hanya mencatatkan satu gol saja dari 31 laga pada musim 2003-2004.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 September 2020  |  13:59 WIB
Sergino Dest - Barca Universal
Sergino Dest - Barca Universal

Bisnis.com, JAKARTA - Sergino Dest disebut akan segera bergabung dengan Barcelona setelah dia terlihat mendarat di bandara udara setempat pada Selasa (29/9)malam kemarin waktu setempat. Bek kanan muda jebolan akademi Ajax Amsterdam itu disebut memiliki kemiripan gaya bermain dengan Dani Alves yang pernah menjadi andalan Barcelona.

Sejak kepergian Alves ke Juventus pada 2016, Barcelona memang terus gagal mendapatkan penggantinya. Mereka pernah mencoba mendatangkan Aleix Vidal dan Nelson Semedo, namun keduanya gagal memenuhi harapan bisa menggantikan Dani Alves.

Adalah Pelatih Timnas U-20 Amerika Serikat, Tab Ramos, yang menyebut Sergino Dest memiliki kemiripan dengan Dani Alves. Tak hanya Alves, Ramos juga menyebut Dest seperti bek kiri Real Madrid, Marcelo, karena bisa bermain di sisi kiri.

Ramos paham betul kemampuan Sergino Dest karena si pemain pernah membela timnya di ajang Piala Concacaf U-20 2018. Timnas U-20 Amerika Serikat menjuarai kompetisi tersebut salah satunya berkat kepiawaian Dest dalam membantu serangan.

"Dia (Sergino Dest) hampir seperti kedua bek sayap asal Brasil itu (Marcelo dan Dani Alves) dengan kemampuannya mengancam pertahanan lawan," kata Ramos kepada media Inggris The Guardian. "Kekuatannya adalah karena dia tak bisa ditebak saat menyerang."

Kepiawaian Sergino Dest dalam membantu serangan tak lepas dari perkembangannya sejak kecil. Awalnya, saat masih belajar di akademi Almere City di Belanda, Dest diplot sebagai penyerang sayap kanan.

Penampilan Dest menarik perhatian pelatih tim muda Ajax Amsterdam, Brian Tevrende. Klub yang dikenal memiliki salah satu akademi sepak bola terbaik di dunia itu pun merekrut Dest lima tahun lalu. Tevrende lah yang kemudian memoles Sergino Dest menjadi bek kanan secara tak sengaja.

"Dia bergabung bersama kami sebagai pemain sayap kanan, tetapi setelah enam bulan, dalam sebuah turnamen, kami memiliki masalah dengan bek kanan sehingga saya meminta dia bermain di posisi itu," kata Tevrende.

"Dia bermain fantastis dan dua pekan berselang dia mendapat panggilan dari Timnas Belanda (U-15)."

Ya, Dest memang memiliki dua kewarganegaraan. Dia lahir di Belanda dengan ibu asal Negeri Kincir Angin tersebut, akan tetapi dia juga memiliki ayah seorang warga negara Amerika Serikat.

Sebagai pemain bertahan, menurut Tavrende, Sergino Dest memiliki ketenangan luar biasa ketika menghadapi tekanan lawan.

"Itu tak banyak anda lihat dalam pemain yang nyaman menguasai bola. Dia bisa melepaskan umpan (dalam tekanan lawan) ataupun menggiring bola melewati lawan. Dia juga bisa memberi umpan antar lini dengan sangat baik."

Assisten Ramos di Timnas U-20 Amerika Serikat, Dave van den Bergh, juga menilai etos kerja Sergino Dest sangat luar biasa. Dia menyatakan Dest menunjukkan profesionalisme yang tinggi baik saat berlatih maupun bermain.

"Dia bisa menyelesaikan banyak hal, program (latihan) kekuatan, program kecepatan, menonton permainan calon lawan. Sangat luar biasa bagaimana seriusnya dia menjalani itu semua dalam permainannya. Semuanya tak hanya berhenti dengan latihan atau 90 menit pertandingan. Dia sangat berkomitmen dengan kemampuannya dan ingin selalu berkembang," kata Van den Bergh.

Perkembangan pesat Dest itu membuat dia menembus tim senior Ajax Amsterdam musim lalu. Dest pun membayar kepercayaan Pelatih Erik ten Haag dengan penampilan cukup apik.

Di Liga Belanda, Sergino Dest tercatat tampil sebanyak 20 kali dan mencetak lima assist musim lalu. Total dia mencetak dua gol dan enam assist dalam 39 laga di semua kompetisi bersama Ajax Amsterdam.

Sebagai catatan, torehan Sergino Dest itu lebih baik dari Dani Alves saat masih seusianya. Alves yang saat itu sudah bermain untuk Sevilla hanya mencatatkan satu gol saja dari 31 laga pada musim 2003-2004.

Karena itu, tak berlebihan rasanya jika Sergino Dest dianggap sebagai penghapus dahaga suporter Barcelona terhadap penampilan eksplosif sisi kanan mereka seperti saat masih diperkuat Dani Alves. Pasalnya, sejak kepergian si pemain, Barcelona lebih banyak mengandalkan Jordi Alba di sisi kiri untuk membantu penyerangan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Barcelona ajax

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top