Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mourinho Langgar Jaga Jarak Sosial Saat Ancelotti Datang, Ini Alasannya

Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho mengaku mengagumi pelatih Everton Carlo Ancelotti dan akan menyambutnya di London dengan cara spesial.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Juli 2020  |  19:23 WIB
Jose Mourinho (kiri) dan Carlo Ancelotti. - Sky Sports
Jose Mourinho (kiri) dan Carlo Ancelotti. - Sky Sports

Bisnis.com, JAKARTA – Jose Mourinho, pelatih asal Portugal yang menukangi klub Liga Primer Inggris Tottenham Hotspur, mengaku siap melanggar aturan jaga jarak sosial yang diterapkan untuk mencegah penularan virus corona Covid-19 agar bisa memeluk pelatih Everton Carlo Ancelotti.

Klub London tersebut dijadwalkan menyambut Ancelotti 61 tahun, dan tim dari Liverpool, Everton, di London dalam pertandingan penutup pekan ke-33 Liga Primer Inggris pada Selasa (7/7/2020) dini hari WIB.

Mourinho memuji Ancelotti menjelang pertandingan antara kedua tim asuhan mereka. Mourinho bahkan rela melanggar protokol social distancing karena mengaku sangat mengagumi pelatih Everton tersebut, yang berkebangsaan Italia.

"Saya rasa semua orang di dunia sepak bola mengagumi Carlo sebagai pelatih dan sebagai seorang pribadi," kata Mourinho yang dilansir Goal dan dikutip Antara pada Minggu (5/7/2020).

"Bila Anda tidak mengenalnya secara pribadi, setidaknya Anda mengenalnya sebagai pelatih. Saya sangat menyukainya sebagai seorang pribadi, sehingga saya akan mengatakan dengan jelas bahwa dia adalah salah satu pelatih top di dunia dalam dua dekade terakhir dan tentu saja sekarang," papar Mourinho.

"Saya rasa sebuah keistimewaan bagi Liga Primer untuk kembali mendapatkan Carlo. Merupakan hak istimewa bagi Everton untuk menjadikannya sebagai pelatih kepala mereka," kata Mourinho lagi.

"Sebagai seorang pribadi, saya memiliki hak istimewa untuk mengenalnya selama beberapa tahun, untuk tinggal dan menemaninya beberapa kali di pertemuan Union of European Football Associations (UEFA) atau acara lain yang berbeda," tambah pelatih berusia 57 tahun itu.

"Saya pikir ia pria yang fantastis, jadi saya rela melanggar aturan menjaga jarak dan saya akan memeluknya karena saya sangat menyukai Carlo."

Tottenham saat ini hanya memenangi satu dari sembilan pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi dan terakhir kalah dengan skor 1–3 oleh Sheffield United pekan lalu. Spurs terpaut 12 poin dari posisi empat besar dengan enam pertandingan tersisa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Inggris everton tottenham

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top