Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sarri Pergi dari Chelsea ke Juventus, Keburukannya Dibongkar Zola

Keburukan metoda latihan yang diterapkan pelatih asal Italia Maurizio Sarri dibongkar oleh mantan asistennya di klub Liga Primer Inggris Chelsea, Gianfranco Zola.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Mei 2020  |  02:15 WIB
Maurizio Sarri saat masih menukangi Chelsea./Reuters - John Sibley
Maurizio Sarri saat masih menukangi Chelsea./Reuters - John Sibley

Bisnis.com, JAKARTA – Keburukan metoda latihan yang diterapkan pelatih asal Italia Maurizio Sarri dibongkar oleh mantan asistennya di klub Liga Primer Inggris Chelsea, Gianfranco Zola

Zola, mantan pemain andalan Timnas Italia, mengungkapkan pola latihan yang diterapkan mantan bosnya itu membuat para pemain bintang klub London tersebut bosan, termasuk Willian Borges da Silva dan Eden Hazard, yang kini bermain untuk klub La Liga Spanyol Real Madrid.

Menurut Zola, kendati sukses membawa Chelsea finis di peringkat ketiga Liga Primer musim 2018 - 2019 dan menjuarai Liga Europa, Sarri tidak akan banyak dikenang oleh para pemain di Stamford Bridge.

"Ada banyak pemain bertalenta seperti Hazard dan Willian, yang tahu bagaimana cara memenangkan pertandingan, tapi mereka menderita atas pola latihan yang kami terapkan, meski itu penting bagi pemain lain," kata Zola kepada stasiun televisi Bein Sports sebagaimana dilansir laman Football Italia dan dilaporkan Antara pada Sabtu (30/5/2020) tengah malam WIB.

"Sejujurnya, mereka pemain brilian, sebab meski bosan, mereka tetap menjalani pola latihan Sarri dan itu salah satu alasan ketika tim-tim lain melorot performanya, kami justru menemukan permainan terbaik di fase akhir musim," papar Zola.

Sarri menerapkan strategi permainan berbasis pergerakan berulang disertai umpan cepat ke ruang-ruang kosong yang bagi sejumlah pemain, sehingga dibutuhkan latihan berulang pola-pola permainan dilakukan para pemain.

"Pada awalnya, para pemain sangat bersemangat mengikuti instruksi, sangat brilian. Mereka mengikuti semuanya, tetapi setelah pekan-pekan berlalu dengan pola yang berulang dan jumlah pertandingan yang sudah dimainkan, mereka mulai lelah dan bosan," ujar Zola.

"Tapi kebosanan adalah bagian dari pekerjaan di olahraga ini. Terkadang Anda harus mengalaminya, tetapi ketika Anda tetap mengikuti instruksi di tengah kebosanan itu akan membuatmu menjadi lebih baik dan lebih baik lagi," pungkasnya.

Sarri akhirnya memutuskan meninggalkan kursi pelatih Chelsea setelah baru semusim mendudukinya, kemudian pulang ke Italia dan menukangi Juventus.

Kursi pelatih Chelsea kini ditempati oleh Frank Lampard yang sejauh ini bisa membantu The Blues bertahan di empat besar klasemen dan berpeluang kembali ke Liga Champions Eropa musim depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

chelsea Liga Inggris

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top