Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PSIS Semarang Desak Operator Liga 1 Gelar RUPS Luar Biasa

Saat Liga 1 dihentikan, setiap tim baru menggelar tiga pertandingan. Saat ini, urutan pertama klasemen ditempat Persib Bandung dengan raihan sembilan poin yang didapat dari tiga kemenangan berturut-turut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Mei 2020  |  01:11 WIB
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di mes pemain PSIS Semarang, Jalan Semeru, Kota Semarang. Mes disemprot cairan antikuman itu untuk mencegah paparan virus Corona. - psis.co.id
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di mes pemain PSIS Semarang, Jalan Semeru, Kota Semarang. Mes disemprot cairan antikuman itu untuk mencegah paparan virus Corona. - psis.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Mahesa Jenar Semarang, pengelola klub sepakbola PSIS Semarang mendesak PT Liga Indonesia Baru (LIB), operator kompetisi Shopee Liga 1 2020 menggelar menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa.

CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengatakan pihaknya mengusulkan digelar RUPS luar biasa untuk memastikan kelanjutan kompetisi yang saat ini terhenti akibat pandemi virus corona (Covid-19). 

“PSIS mengusulkan untuk diadakan RUPS. Semakin cepat dilaksanakan, semakin baik,” ujar Yoyok seperti dilansir dari Antara, Sabtu (2/5/2020).

Menurut Yoyok, PSIS dan klub lain selaku pemegang saham PT LIB perlu mengetahui rencana bisnis dan kondisi keuangan PT LIB di tengah pandemi Covid-19. PSIS meminta laporan posisi keuangan PT LIB seiring penghentian kompetisi.

Pria yang bernama asli A. S. Sukawijaya itu menegaskan ihwal keuangan menjadi penting karena sampai berita ini diturunkan, klub-klub Liga 1 dan 2 musim 2020 belum menerima subsidi di bulan Mei 2020.

“Subsidi juga akan kami tanyakan, karena itu hak klub. Jangan sampai ditunda-tunda apalagi tidak diberikan. Kasihan klub Liga 1 dan Liga 2, sekarang kami masih mempunyai beban cukup besar untuk gaji,” tutur Yoyok.

Untuk diketahui, Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 diliburkan sementara akibat pandemi Covid-19 yang melanda Tanah Air. Saat dihentikan, setiap tim baru menggelar tiga pertandingan. Saat ini, urutan pertama klasemen ditempat Persib Bandung dengan raihan sembilan poin yang didapat dari tiga kemenangan berturut-turut.

Sejauh ini, belum ada kepastian kapan liga akan kembali bergulir. Namun, jika pemerintah Indonesia memperpanjang masa tanggap darurat virus corona yang saat ini ditetapkan sampai 29 Mei 2020, PSSI memastikan Liga 1 dan 2 musim 2020 akan dihentikan.

Situasi tersebut membuat tim-tim Liga 1 dan 2 Indonesia musim 2020 harus 'jungkir balik' demi menyeimbangkan keuangan klub. Salah satu cara yang diambil adalah memotong gaji pemain, pelatih dan staf.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

liga indonesia persib psis
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top