Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Maju Jadi Capres Barca, Laporta Janji Duetkan Neymar-Messi

Laporta, 57 tahun, adalah mantan pengacara yang juga seorang politisi. Ia pernah menjadi Presiden Barcelona pada 2003-2010.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 April 2020  |  12:44 WIB
Lionel Messi  - REUTERS/Sergio Perez
Lionel Messi - REUTERS/Sergio Perez

Bisnis.com, JAKARTA - Joan Laporta akan maju sebagai calon presiden Barcelona dalam pemilihan yang akan berlangsung tahun depan. Ia akan bersaing dengan Victor Font.

Laporta, 57 tahun, adalah mantan pengacara yang juga seorang politisi. Ia pernah menjadi Presiden Barcelona pada 2003-2010.

Di masa kepemimpinannya, Barcelona mengalami masa jaya. Klub itu merekrut Pep Guardiola sebagai pelatih dan membawa Barca menjadi tim yang ditakuti berkat gaya tiki taka.

Kini, ia siap menawarkan proyek baru untuk Barcelona. Laporta menyatakan keyakinannya untuk memastikan Lionel Messi memperpanjang kontraknya, meski selama ini pemain tersebut terlibat ketegangan dengan petinggi klub.

"(Messi) tidak akan kesulitan memperbarui kontraknya," kata dia kepada Deportes Cuatro.

Baginya, sikap negatif Messi terhadap dewan direksi saat ini bisa dipahami. "Jika saya seorang pemain, saya tidak akan bahagia juga (terhadap petinggi klub)."

Laporta juga menekankan bahwa Barcelona harus mencoba untuk merekrut kembali Neymar. "Mereka tidak jelas (soal usaha merekrut kembali Neymar). Saya akan membawanya kembali, itu pasti."

Laporta juga akan membuka peluang bagi Xavi Hernandez untuk menjadi pelatih Barcelona. "Tentu saja (Xavi) akan menjadi pilihan yang memungkinkan," kata dia. "Itu akan seperti solusi alami. Saatnya akan tiba ketika saya mempertimbangkannya. Dia harus memutuskan kapan saatnya."

Selama dua masa kepresidenannya, Laporta menorehkan rekor dengan membawa Barcelona meraih enam trofi sekaligus dalam semusim (2009). Secara total ia meraih 12 piala. Namun, masa kepemimpinannya juga tak selalu berjalan mulus. Ia sempat didesak mundur pada 2008 karena prestasi Barca yang buruk.

Sejauh ini, Laporta baru akan bersaing dengan Victor Font, pengusaha yang juga mengedepankan program soal Messi dan Xavi. Presiden Barcelona saat ini, Josep Maria Bartomeu, tak akan mencalonkan diri lagi. Pemilihan presiden klub itu biasanya dilakukan pada Juni, tapi bisa mundur karena pandemi virus corona.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Barcelona

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top