Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Piala Super Spanyol Diperebutkan 4 Tim, Ini Kata Barcelona

Pelatih Barcelona Ernesto Valverde mengkritik penyelenggaraan Piala Super Spanyol dengan empat tim.
Pelatih FC Barcelona Ernesto Valverde/Reuters-Emmanuel Foudrot
Pelatih FC Barcelona Ernesto Valverde/Reuters-Emmanuel Foudrot

Bisnis.com, JAKARTA – Pelatih Barcelona Ernesto Valverde mengkritik format baru Piala Super Spanyol dan menyatakan memainkan kompetisi ini di Arab Saudi adalah konsekuensi dari hasrat mencari keuntungan dalam industri sepak bola.

Piala Super Spanyol biasanya mengawali musim liga di Spanyol dengan format dua leg pertandingan antara juara Copa del Rey dan juara La Liga sekalipun pada edisi 2018 dimainkan sebagai pertandingan sistem satu kali main di Tangier, Maroko.

Tahun lalu Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) sepakat menggandakan tim pesertanya dan menggelar kompetisi ini di luar Spanyol secara permanen, selain menggeser waktu penyelenggaraannya dari Agustus menjadi Januari.

RFEF sudah meneken kontrak 3 tahun untuk memainkan kompetisi ini di Arab Saudi yang disebut-sebut media Spanyol bernilai 40 juta euro per tahun.

"Saya tahu ada gairah, tetapi sepak bola dewasa ini adalah industri," kata Valverde dalam konferensi pes menjelang pertandingan semifinal melawan Atletico Madrid di Jeddah pada Jumat (10/1/2020) dini hari WIB.

"Alasan mengapa kita di sini dan mengapa kita pernah ada di Maroko adalah karena pihak berwenang lebih mencari keuntungan," kata Valverde.

Langkah ini dikritik oleh para pendukung karena mengecualikan basis penggemar tradisional tim dan dari seruan kelompok-kelompok advokasi seperti Amnesti Internasional mengingat catatan buruk HAM Arab Saudi.

Valverde juga mempertanyakan hak melibatkan Atletico dan Real Madrid yang musim lalu tidak memperoleh satu pun trofi.

Barca dan Valencia sama-sama lolos ke Piala Super karena menjadi juara liga dan Copa del Rey, sebaliknya Atletico dilibatkan karena menempati urutan kedua klasemen La Liga musim lalu.

Jatah terakhir seharusnya menjadi milik runner up Copa del Rey, tetapi posisi ini juga ditempati Barca sehingga jatah ini kosong dan kemudian diberikan kepada Real Madrid karena catatan lebih baiknya dari Real Betis sebagai dua dari semifinalis Copa, selain Barca dan Valencia.

"Bagi saya aneh saja memainkan Piala Super dengan dua tim tamu. Sudah jelas pertandingan ini untuk menyenangkan penonton, tetapi dari sudut pandang olahraga hanya ada satu juara liga dan satu juara piala," lanjut Valverde.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Newswire
Sumber : Antara/Reuters
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper