Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Neymar Akui 2019 Jadi Tahun Terberat

Pemain berusia 27 tahun total absen 30 pertandingan untuk PSG tahun lalu karena masalah pergelangan kaki, paha dan kaki, serta kurang bugarnya kondisi fisik.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Januari 2020  |  17:59 WIB
Neymar Akui 2019 Jadi Tahun Terberat
Neymar da Silva Santos Jr. - Reuters/Benoit Tessier

Bisnis.com, JAKARTA - Neymar mengakui bahwa 2019 adalah tahun yang sulit baginya "secara personal dan profesional," menyusul spekulasi tentang masa depannya di Paris Saint-Germain, masalah cedera dan kontroversi dalam kehidupan pribadinya.

Pemain berusia 27 tahun total absen 30 pertandingan untuk PSG tahun lalu karena masalah pergelangan kaki, paha dan kaki, serta kurang bugarnya kondisi fisik.

Neymar bahkan hampir meninggalkan juara Ligue 1 itu musim panas lalu untuk kembali ke Barcelona, tetapi gagal.

"Secara profesional dan pribadi, 2019 adalah tahun yang berat bagi saya," ujar pemain timnas Brasil tersebut yang dilansir Sky Sports pada Rabu (08/1).

"Itu adalah tahun yang penuh dengan pembelajaran dan perubahan. Saya cedera dan harus kembali. Kemudian saya kembali cedera lagi."

Meski beberapa kali tampil mengesankan saat kembali ke tim asuhan Thomas Tuchel pada September, Neymar menjadi bahan cemoohan oleh para suporter di Parc des Princes.

Penyebabnya karena ia menyatakan ingin hengkang dari PSG dan bahkan menawarkan untuk membayar 20 juta euro (sekitar Rp309 miliar) untuk transfer demi kembali ke Barcelona.

Pada bulan yang sama, polisi di Brazil mendakwa model Najila Trindade dan mantan pasangannya karena melakukan penipuan atas tuduhan pemerkosaan terhadap Neymar yang dibuat empat bulan sebelumnya.

Neymar membantah tuduhan itu dan bebas dari kasus pemerkosaan tersebut. Pelatih PSG Tuchel juga mengaku komplain dan tidak senang dengan keputusan Neymar untuk menghadiri kompetisi tenis Piala Davis di Madrid dibandingkan fokus berlatih.

Perilakunya juga dipertanyakan pada awal tahun setelah ia terlihat memukul seorang suporter saat PSG kalah di final Piala Prancis dari Rennes.

Neymar diberi larangan tiga pertandingan (kemudian dipotong menjadi dua pertandingan) karena menggunakan mengecam wasit di media sosial, menyusul kekalahan 1-3 kontroversial PSG atas Manchester United di babak 16 besar Liga Champions musim lalu.

"Meski sepertinya tahun yang buruk, itu adalah tahun yang penuh dengan pembelajaran dan pengalaman," tambahnya.

"Saya mengambil sisi positifnya sehingga 2020 bisa lebih baik. Sejak kembali dari cedera pada akhir November, Neymar telah mencetak empat gol dan menyumbangkan empat assist dalam lima penampilan di Ligue 1 bagi PSG.

PSG telah memenangkan tujuh pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi dan unggul tujuh poin di puncak klasemen liga Prancis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PSG

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top