Kasus Pemain Asing, FIFA Hukum Semen Padang FC & PS Tira Persikabo

FIFA memberikan sanksi kepada dua klub Liga 1 Indonesia, Semen Padang FC dan PS Tira Persikabo, terkait dengan kewajiban mereka terhadap pemain asing.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 03 Desember 2019  |  16:59 WIB
Kasus Pemain Asing, FIFA Hukum Semen Padang FC & PS Tira Persikabo
Semen Padang FC - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Federation Internationale de Football Association (FIFA) memberikan sanksi kepada dua klub Liga 1 Indonesia, Semen Padang FC dan PS Tira Persikabo, terkait dengan kewajiban mereka terhadap pemain asing.

Sebagaimana dilansir laman resmi PT Liga Indonesia Baru (LIB), operator Liga 1, pada Selasa (3/12/2019), pada akhir bulan lalu FIFA mengirim surat kepada Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) perihal sengketa ketenagakerjaan yang melibatkan dua klub tersebut.

Memang sebelumnya terungkap ada sengketa ketenagakerjaan antara Elio Bruno Martins dengan PS Tira Persikabo dan Tristan Koskor dengan Semen Padang FC.

Dalam putusan tersebut dijelaskan bahwa FIFA memutuskan menghukum klub Semen Padang FC dan PS Tira Persikabo berupa larangan perpindahan pemain atau pendaftaran pemain baru, di level nasional dan internasional, kepada kedua klub itu paling lama tiga periode atau sampai kewajiban diselesaikan.

Terkait dengan putusan tersebut, PT LIB selaku operator kompetisi akan melakukan tugasnya sesuai dengan instruksi dari PSSI. Langkah terdepan adalah LIB akan melakukan proses pemblokiran sistem pendaftaran Semen Padang dan Tira Persikabo sampai dengan kewajiban klub terpenuhi.

“Hal lainnya, sesuai dengan instruksi dari PSSI, kami sudah memberitahukannya secara resmi pada Semen Padang FC dan Tira Persikabo. Kami juga sudah menginformasikan putusan FIFA tersebut kepada semua klub Liga 1 dan Liga 2 yang baru promosi,” kata Asep Saputra, manajer kompetisi LIB.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
semen padang fc, Liga 1, Tira Persikabo

Sumber : Liga-Indonesia.id

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top