Kapten Arsenal Xhaka Bersikap Tak Patut Terhadap Suporter

Pelatih Arsenal Unai Emery menilai kaptennya Granit Xhaka bersikap tidak patut kepada para suporter saat timnya ditahan imbang Crystal Palace 2 - 2 dalam pertandingan pekan ke-10 Liga Primer Inggris.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Oktober 2019  |  16:23 WIB
Kapten Arsenal Xhaka Bersikap Tak Patut Terhadap Suporter
Reaksi kapten Arsenal Granit Xhaka saat ditarik keluar pada babak kedua laga lanjutan Liga Primer Inggris melawan Crystal Palace di Stadion Emirates, London. - Antara-Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Pelatih Arsenal Unai Emery menilai kaptennya Granit Xhaka bersikap tidak patut kepada para suporter saat timnya ditahan imbang Crystal Palace 2 - 2 dalam pertandingan pekan ke-10 Liga Primer Inggris di Stadion Emirates, London, Senin (28/10/2019) WIB.

Ketika berjalan keluar meninggalkan lapangan, para suporter menyoraki Xhaka dan sang kapten tampak kesal hingga menutup telinganya.

Tak cukup sampai di situ, anggota Timnas Swiss itu juga membalas sorakan suporter dengan kata-kata tidak pantas. Sebelumnya, Xhaka tampak tak terima posisinya harus digantikan oleh Bukayo Saka pada babak kedua.

“Dia telah melakukan kesalahan, tapi kami akan membicarakannya nanti di dalam. Saya ingin mencoba untuk tetap tenang, tapi sungguh, dia telah melakukan kesalahan,” ujar Emery seperti dikutip BBC Sport.

“Kami selalu memberi tahu setiap pemain bagaimana mereka bersikap saat berhadapan dengan tekanan. Reaksinya salah dan kami akan berdiskusi nanti dengannya," tambahnya.

Emery juga tak luput dari "serangan" para suporter The Gunners, sebab mereka mendendangkan chant Mesut Oezil yang dinilai diperlakukan tidak adil oleh sang pelatih dan hingga pekan ke-10 baru dua kali mendapat kesempatan merumput.

Arsenal saat ini berada di urutan kelima klasemen dengan koleksi 16 poin, namun musim kedua Emery tak begitu meyakinkan dan mereka cuma menang dua kali dalam delapan pertandingan terakhir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Liga Inggris, arsenal

Sumber : Antara/BBC

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top