Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PSIS Semarang vs Bali United Ditunda dengan Pertimbangan Keamanan

Pertandingan pekan ke-22 Liga 1 antara PSIS Semarang dan Bali United ditunda dengan pertimbangan keamanan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Oktober 2019  |  14:59 WIB
PSIS Semarang - Liga-Indonesia.id
PSIS Semarang - Liga-Indonesia.id

Bisnis.com, SEMARANG  Pertandingan pekan ke-22 Liga 1 2019 yang mempertemukan PSIS Semarang dengan Bali United yang dijadwalkan digelar 4 Oktober nanti di Stadion Moch. Soebroto Magelang, Jawa Tengah, ditunda karena alasan keamanan.

"Sudah ada surat pemberitahuan dari PT Liga Indonesia tentang penundaan pertandingan PSIS melawan Bali United," kata Ketua Panitia Pertandingan PSIS Semarang Danur Rispianto di Semarang, Rabu (2/10/2019).

Menurut dia, alasan keamanan berkaitan dengan kondisi beberapa waktu terakhir yang menjadi pertimbangan penundaan.

Pertemuan kedua tim, kata Danur, rencananya akan digelar pada 15 November di tempat yang sama. PSIS, lanjutnya, menghormati keputusan penundaan tersebut.

Dia juga meminta para pendukung PSIS memahami serta menghormati keputusan penundaan tersebut.

"Kami meminta maaf kepada suporter. Keputusan ini harus dipahami. Tidak ada yang dirugikan dengan keputusan ini," kata Direktur Keuangan PSIS Semarang ini.

Ini merupakan pertandingan ketiga yang menjadi bagian dari matchday ke-22 yang dtunda dengan alasan keamanan akibat marak aksi demo di berbagai kota di Indonesia selama sepekan belakangan.

Sebelumnya dua laga telah dipastikan ditunda yakni bertahan Persija Jakarta versus Persela Lamongan dan Persebaya Surabaya versus Borneo FC.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

psis bali united Liga 1

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top