Alasan Sejarah, Erick Thohir Benahi Persis Solo

Pengusaha nasional, Erick Thohir, mengungkapkan ketertarikan dirinya untuk membantu memajukan tim Persis Solo yang kini berkompetisi di Liga 2 Indonesia karena klub tersebut memiliki sejarah luar biasa.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 September 2019  |  22:59 WIB
Alasan Sejarah, Erick Thohir Benahi Persis Solo
Erick Thohir - Reuters/Giorgio Perottino

Bisnis.com, SOLO – Pengusaha nasional Erick Thohir mengungkapkan membantu memajukan Persis Solo yang kini berkompetisi di Liga 2 Indonesia karena klub tersebut memiliki sejarah luar biasa.

"Saya tertarik membantu Persis karena sejarahnya luar biasa, yakni tujuh kali menjadi juara ajang sepak bola Perserikatan sebelum Indonesia merdeka," kata Erick Thohir di sela-sela kunjungannya ke Solo, Sabtu.

Erick Thohir yang juga pemilik klub Oxford di Loeague One (divisi 3 Inggris) datang ke Solo dan bertemu dengan Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo serta pendiri PT Persis Solo Saestu (PSS) dengan maksud ingin membantu Persis Solo agar bisa menjadi juara lagi setelah Indonesia merdeka.

Persis Solo, menurut Erick, sangat menarik karena pernah menjadi juara Perserikatan pada 1935, 1936, 1939, 1940, 1941, 1942, dan 1943. Tim kebanggaan warga Solo ini setelah Indonesia merdeka belum pernah juara.

Dia menambahkan sebuah klub sepak bola penting mempunyai sejarah seperti Persis. Masyarakat yang mendukungnya mungkin punya mimpi agar tim bisa menjadi juara lagi. Namun, tentunya untuk menjadi juara harus melalui proses yang panjang.

Hal tersebut, kata dia, perlu fokus dan pengorbanan. "Semua yang ditempuh harus mempunyai prinsip dasar yang sama. Persis yang berdiri sejak 1923 itu tentunya ingin menjadi juara lagi."

Erick mengutarakan dalam dunia olahraga harus ada pengelolaan secara profesional dan transparan. Sementara salah satu kegagalan olahraga di Indonesia adalah karena manajemennya yang selalu terjebak pada pola pikir atau kepentingan pribadi atau sekelompok orang saja.

"Ada langkah-langkah yang harus dilakukan. Kerja sama dengan para pemangku kepentingan, manajemen profesional, pengelolaan tim sepak bola, infrastruktur atau tempat latihan, dan stabilitas keuangan," kata Erick.

Soal suporter bola, dia berpendapat juga sangat penting maknanya sehingga harus ada kerja sama simbiosis mutualisme baik untuk tim maupun masyarakat.

"Saya tertarik dengan Persis Solo karena ingin membantu memajukan sepak bola di Solo. Tim ini memiliki sejarah bagi Indonesia," ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
erick thohir, Persis Solo

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top