De Ligt & De Jong Pergi, Ajax Tak Masalah Berkat Tadic

Sejumlah pihak sempat menilai Ajax Amsterdam akan oleng sepeninggal Matthijs de Ligt dan Frenkie de Jong, tapi klub ibu kota Belanda itu tetap kokoh berkat pilar bernama Dusan Tadic.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 September 2019  |  07:24 WIB
De Ligt & De Jong Pergi, Ajax Tak Masalah Berkat Tadic
Gelandang serang Ajax Amsterdam Dusan Tadic - Reuters/Susana Vera

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah pihak sempat menilai Ajax Amsterdam akan oleng sepeninggal Matthijs de Ligt dan Frenkie de Jong, tapi klub ibu kota Belanda itu tetap kokoh berkat pilar bernama Dusan Tadic.

Tadic mampu tampil konsisten untuk menjaga Ajax tetap berada di jalur juara. Menurut catatan whoscored.com, dari empat pertandingan yang telah dimainkan Ajax di Eredivisie Belanda, penyerang 30 tahun tersebut telah menyumbang empat gol dan empat assist.

Membuka musim baru Liga Belanda dengan bertandang ke markas Vitesse Arnhem, gol Tadic menyelamatkan klub ibukota tersebut dari kekalahan untuk mengamankan hasil imbang 2-2.

Tadic kemudian konsisten menyumbang gol saat Ajax menang besar atas FC Emmen, serta ketika mereka mencuri kemenangan di markas VVV-Venlo dan Sparta Rotterdam.

Pemain yang didatangkan dari Southampton setahun lalu memang dibebani tanggung jawab mengenakan ban kapten yang kosong setelah kepergian De Ligt ke Juventus.

Peran penting Tadic untuk membawa Ajax menjuarai dua gelar domestik pada musim lalu tidak diabaikan oleh manajemen klub. Menjelang musim 2019 - 2020 bergulir, pemain internasional Serbia ini diikat kontrak baru sampai 2023.

Catatan-catatan positif mantan pemain Groningen itu berbanding terbalik dengan penampilan yang ditunjukkan dua mantan rekan setimnya, De Ligt dan De Jong di klub baru mereka masing-masing.

De Ligt mengukir penampilan debutnya bersama juara bertahan Liga Italia Juventus saat mereka berhadapan dengan Napoli pada Sabtu (31/8/2019).

Mendapat kepercayaan untuk menempati posisi salah satu sosok ikon penting lini belakang Juve, Giorgio Chiellini, yang tengah dibekap cedera, penampilan De Ligt jauh dari meyakinkan.

Pemain 20 tahun itu mendapat banyak kritik setelah laga yang dimenangi Juve dengan skor 4 - 3 itu usai, karena dinilai kerap kesulitan menjaga pergerakan pemain Napoli.

Kesan serupa terlihat pula pada mantan rekan setim Tadic lainnya, De Jong. Menyandang status sebagai gelandang terbaik Liga Champions Eropa 2018 - 2019, gelandang 22 tahun tersebut kesulitan mengeluarkan kemampuan terbaiknya seperti saat masih berseragam Ajax.

Dalam tiga pertandingan Liga Spanyol yang dimainkan Barca, De Jong selalu mendapat kepercayaan tampil sebagai pemain inti. Namun, dia selalu gagal memperlihatkan permainan terbaiknya, yang berimbas pada hasil satu kali kalah, satu kali menang, dan satu kali seri.

Musim baru dimulai. Jika Tadic mampu menjaga level permainan dan selalu mendapat dukungan dari skuat asuhan Erik Ten Hag yang tetap solid, besar kemungkinan ia akan kembali mendulang prestasi individu melalui gol-gol dan assist-assistnya, sekaligus mempertahankan dua gelar domestik untuk tidak berpindah dari Amsterdam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ajax, eredivisie

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top