Persebaya Surabaya Pecat Pelatih Djadjang Nurdjaman

Persebaya Surabaya resmi memecat pelatih kepala Djadjang Nurdjaman pada Sabtu (10/8/2019) segera setelah skuat berjuluk Bajol Ijo ditahan imbang Madura United 2 - 2 dalam pekan ke-13 Liga 1.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 11 Agustus 2019  |  01:41 WIB
Persebaya Surabaya Pecat Pelatih Djadjang Nurdjaman
Djadjang Nurdjaman - Persebaya.id

Bisnis.com, JAKARTA – Persebaya Surabaya resmi memecat pelatih kepala Djadjang Nurdjaman pada Sabtu (10/8/2019) segera setelah skuat berjuluk Bajol Ijo ditahan imbang Madura United 2 - 2 dalam pertandingan pekan ke-13 Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya, Jawa Timur.

Hasil derby Suramadu (Surabaya-Madura) itu merupakan hasil seri kelima Persebaya di kandang sekaligus memperpanjang hasil buruk Persebaya dalam tujuh pertandingan terakhir yaitu sekali menang, empat kali seri, dan dua kali kalah.

Dengan rentetan hasil tak elok itu, Persebaya gagal bertahan di papan atas, saat ini menduduki peringkat ketujuh klasemen sementara Liga 1 dengan nilai 18.

Dengan pemecatan ini, Persebaya akan dipimpin asisten pelatih Bejo Sugiantoro saat away ke kandang Arema FC dalam derby Jatim pada 15 Agustus nanti.

“Evaluasi ini sudah disampaikan dalam beberapa pertandingan sebelumnya. Tapi, kami memberikan kesempatan kepada pelatih untuk memperbaiki performa tim. Ternyata kami tak kunjung meraih hasil memuaskan,” kata Manajer Persebaya Candra Wahyudi mengenai kinerja pelatih asal Majalengka, Jawa Barat, itu.

Djanur menerima semua keputusan manajemen. Dia menyatakan bertanggung jawab atas performa Persebaya.

Mantan pembesut Persib Bandung dan PSMS Medan itu, menurut laman resmi Persebaya, sebenarnya pelatih bagus. Musim lalu dia mengangkat performa Persebaya dari posisi Green Force terancam degradasi dan finis di lima besar. Tahun ini, Djanur juga berhasil mengantarkan Persebaya menembus final Piala Presiden.

Oleh karena itu, Persebaya tetap mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kontribusi Djanur. Manajemen menilai Persebaya perlu pelatih kepala baru untuk mendongkrak performa tim dan tentu saja untuk tetap menjaga peluang juara.

Dalam beberapa pertandingan ke depan, Bejo Sugiantoro akan menjadi pelatih caretaker Persebaya. Manajemen dalam waktu secepatnya akan mengumumkan siapa pelatih kepala definitif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
persebaya, Liga 1

Sumber : Persebaya.id

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top