Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Progres Renovasi Stadion Manahan Capai 83 Persen

Renovasi Stadion Manahan di Solo, Jawa Tengah, senilai Rp301 miliar sudah mencapai sekitar 83 persen.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Juli 2019  |  14:43 WIB
Kondisi Stadion Manahan di Solo ketika gambar diambil pada Rabu (24/7/2019). - Antara/Bambang Dwi Marwoto
Kondisi Stadion Manahan di Solo ketika gambar diambil pada Rabu (24/7/2019). - Antara/Bambang Dwi Marwoto

Bisnis.com, SOLO – Renovasi Stadion Manahan di Solo, Jawa Tengah, dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp301 miliar melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah mencapai sekitar 83 persen.

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Surakarta Paulus Haryoto bersama jajarannya saat melakukan monitoring pelaksanaan renovasi Stadion Manahan Solo di Jalan Adi Sucipto Banjasari Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (24/7/2019).

"Informasi yang kami dapat proses renovasinya sudah mencapai 83 persen atau targetnya lebih tujuh persen. Artinya pelaksanaan berjalan lancar," kata Haryoto di sela-sela monitoring.

Melihat proses renovasi mendekati akhir, dia mengaku bangga karena sebentar lagi Solo bakal memiliki stadion dengan standar Federation Internationale de Football Association (FIFA).

Dia menambahkan pihaknya akan terus melakukan monitoring agar proses renovasi sesuai dengan tahapan yang sudah direncanakan.

"Solo akhirnya memiliki stadion yang bisa dibanggakan masyarakat sebagai simbol bahwa daerah ini, betul-betul Kota Olahraga," tuturnya.

Dengan melakukan monitoring, kata Haryoto, pihaknya bisa mengetahui secara detail kualitas dan fasilitas yang dipersiapkan.

Terkait dengan fasilitas pendukung komplek olahraga terbesar setelah Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, ini, dia menambahkan jika hal tersebut bakal menjadi tugas Pemerintah Kota Surakarta.

"Kami mendapat informasi dari pimpinan proyek ada beberapa hal tidak masuk dalam anggaran APBN Rp301 miliar itu. Kami akan memberikan dukungan Pemkot Surakarta untuk melengkapinya," ucapnya.

Menurut dia, fasilitas yang tidak masuk dalam anggaran APBN antara lain soal tempat tiket boks, dan sarana-sarana pendukung lain untuk dilengkapi untuk menambah kemegahan stadion.

"Saya menilai nanti Solo menjadi lebih dinamis dengan adanya Stadion Manahan berstandar FIFA. Solo lebih sering digunakan agenda-agenda nasional dan internasional ke depan," kata Haryoto.

Dia berharap hal tersebut akan memacu masyarakat untuk lebih rajin berolahraga, bangga dengan kotanya, dan yang terpenting bersyukur pemerintah telah menghadirkan stadion kebanggaan masyarakat Kota Surakarta.

Stadion ini, diperkirakan selesai dan bakal diresmikan pada Desember mendatang.

Pimpinan Proyek dari PT Adhi Karya Soni Ariawan membenarkan progres renovasi Stadion Manahan sudah sekitar 83 persen dan ditargetkan sesuai perjanjian bisa selesai akhir September. Namun, pihaknya masih masa perawatan dan Desember baru diserahterimakan.

Selama proses pembangunan, Soni menjelaskan jika tidak ada kendala yang berarti. Hanya beberapa masalah bahan baku yang harus import, tetapi semua sudah dapat diatasi dan akhir Agustus sudah bisa dilaksanakan pemasangan.

"Kami yakin September akhir bisa seluruhnya selesai pembangunannya, dan dilanjutkan masa perawatan dan Desember bisa difungsikan," kata Soni.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

stadion manahan Persis Solo

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top