Ini yang Bikin Harga Wan Bissaka Setinggi Langit

Kubu Setan Merah disebut harus membayar 50 juta pound sterling atau sekitar Rp 895, 7 miliar untuk mendapatkan jasa pemain Timnas Inggris U-21 tersebut. Dia akan mendapatkan bayaran sebesar 80 ribu pound sterling atau sekitar Rp 1,4 miliar per pekannya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Juni 2019  |  15:37 WIB
Ini yang Bikin Harga Wan Bissaka Setinggi Langit
Aaron Wan-Bissaka - Talksport

Bisnis.com, JAKARTA - Manchester United dipastikan telah mendapatkan bek kanan Aaron Wan-Bissaka dari Crystal Palace. Pemain berusia 21 tahun menjadi bek sayap ketiga termahal di dunia.

Kubu Setan Merah disebut harus membayar 50 juta pound sterling atau sekitar Rp 895, 7 miliar untuk mendapatkan jasa pemain Timnas Inggris U-21 tersebut. Dia akan mendapatkan bayaran sebesar 80 ribu pound sterling atau sekitar Rp 1,4 miliar per pekannya.

Nilai itu dianggap sangat besar untuk pemain muda seperti Wan-Bissaka. Apalagi sebelum ini namanya dianggap tidak terlalu tenar. Lantas apa yang membuat Wan-Bissaka layak mendapatkan nilai sebegitu mahal?

Nama Wan-Bissaka tak terlalu sering terdengar karena dia hanya bermain untuk Crystal Palace. Klub asal London itu musim lalu hanya menempati posisi kedua belas klasemen Liga Inggris.

Namun secara statistik, performa Wan-Bissaka membuat banyak klub tergiur. Masuk ke tim utama Crystal Palace pada Februari 2018, media Inggris The Telegraph menyebut dia sebagai bek kanan paling efektif di Benua Eropa saat ini.

Dia disebut sebagai pemain yang paling sukses melancarkan jegalan kepada lawannya pada musim lalu. Tak cuma di Liga Inggris, tetapi juga dilima liga besar di Eropa.

Dengan 71 kali jegalan sukses, Wan Bissaka berhasil mengalahkan gelandang Leicester City Wilfred Ndidi yang berada di posisi kedua dengan 66 jegalan dan gelandang Everton Idrissa Gueye yang berada di posisi ketiga dengan 62 jegalan.

Statistik Wan-Bissaka itu dianggap tak wajar karena biasanya pemain dengan jegalan terbanyak berasal dari posisi gelandang bertahan. Hal itu mengingat sepak bola lebih banyak dimainkan di tengah ketimbang di sisi samping lapangan.

Data lainnya menunjukkan bahwa Wan-Bissaka merupakan lawan yang sangat sulit untuk dilewati. Di Liga Inggris musim lalu, Wan-Bissaka disebut hanya berhasil tujuh kali dilewati lawannya dalam 26 laga. Yang membuat klub besar semakin tercengang adalah karena ketujuhnya tercipta di tujuh laga berbeda.

Data statistik itu sangat luar biasa jika melihat fakta bahwa musim lalu di Liga Inggris, bek kanan rata-rata bisa dilewati 10 kali setiap laganya.

Pemain bintang seperti Eden Hazard, Alexis Sanchez hingga Christian Eriksen disebut pernah dibuat frustasi oleh Wan-Bissaka dalam duel satu lawan satu.

Satu hal yang membuat Wan-Bissaka banyak melakukan jegalan sukses adalah karena dia memiliki kaki yang panjang. Tak heran jika dia kemudian mendapatkan julukan Si Laba-Laba.

Di klubnya sendiri, Wan-Bissaka disebut kerap membuat rekannya Wilfried Zaha frustasi ketika latihan. Penyerang asal Pantai Gading tersebut kerap kesulitan melewati Wan-Bissaka ketika mereka berlatih tanding.

"Kamu pikir kamu sudah melewatinya, tapi dia punya kekuatan yang cukup untuk melakukan serangan terakhir untuk mencuri bola entah dari mana," kata Zaha.

Selain jegalan, Wan-Bissaka juga dikenal sebagai bek yang memiliki intersep yang sangat baik. Dengan 84 intersep musim lalu, dia hanya kalah dari bek Dijon FC Wesley Lautoa, pemain Torino Armando Izzo dan bek Wolfsburg William. Artinya dia merupakan pemain yang paling banyak melakukan intersep di Liga Inggris musim lalu.

Meskipun demikian, Wan-Bissaka masih memiliki sejumlah kelemahan. Dia dinilai tak terlalu bagus dalam hal membantu serangan. Umpan-umpan silangnya hanya memiliki tingkat akurasi sebesar 21,4 persen. Alhasil musim lalu dia hanya berhasil mencetak tiga assist.

Manchester United pun dinilai harus bersabar karena Aaron Wan-Bissaka merupakan pemain penuh talenta yang masih bisa berkembang pesat. Bisa jadi di bawah asuhan Manajer Ole Gunnar Solskjaer dia akan bisa memenuhi seluruh talenta terbaiknya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
manchester united

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup