Liga Champions: Ini 7 Fakta Menarik Saat Liverpool Gilas Barcelona 4-0

Comeback Liverpool memakan korban raksasa sepakbola Spanyol, Barcelona. El-Real bagai raksasa tak bertulang saat digilas 4-0 dalam laga kedua.
JIBI | 09 Mei 2019 11:49 WIB
Penyerang Liverpool Divock Origi mencetak gol dalam pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions melawan Barcelona di Anfield, Rabu (8/5/2019) - Reuters/Carl Recine

Bisnis.com, JAKARTA - Sensasional dan memukau! Begitu barangkali dua kata yang bisa menjelaskan penampilan Liverpool  saat lolos ke final Liga Champions dengan menggilas Barcelona.

Tertinggal 0-3 pada pertemuan pertama, tim asuhan Juergen Klopp itu mampu meraih kemenangan 4-0 di Anfield, Rabu dinihari WIB, 8 Mei 2019. The Reds pun lolos dengan skor agregat 4-3.

Divock Origi dan Georginio Wijnaldum sama-sama menyumbang dua gol di laga ini. Origi menjebol gawang Marc-Andre ter Stegen pada menit ketujuh dan 79. Sedangkan gol Wijnaldum tercipta pada menit ke-54 dan 56.

Laga tersebut menyisakan kegembiraan bagi kubu The Reds serta kesedihan di kubu Barca.

Paling tidak ada sejumlah fakta menarik terkait Liverpoll. Berikut beberapa di antaranya :

  • Liverpool menjadi tim Inggris kedua yang lolos ke final Liga Champions secara beruntun, setelah Manchester United pada 2008 dan 2009.
  • Liverpool lolos ke final untuk kesembilan kalinya. Mereka hanya kalah oleh Real Madrid (16), Milan (11), dan Bayern Munchen (10).
  • Liverpool menjadi tim pertama yang lolos ke final setelah tertinggal dengan skor 3 atau lebih di legpertama.
  • Trent Alexander-Arnold menyumbang assist buat gol pertama Origi di laga ini. Ia pun kini menjadi pemberi assist terbanyak (12) buat Liverpool di semua kompetisi.
  • Georginio Wijnaldum masuk menggantikan Andrew Robertson pada menit ke-47. Ia menjadi pemain pengganti pertama yang mencetak dua gol ke gawang Barcelona. Sebagai pemain cadangan yang memborong dua gol buat Liverpool, ia mengulang sukses Ryan Babel saat melawan Besiktas pada 2007. Kini Wijnaldum sudah mencetak tiga gol di Liga Champions.
  • Divock Origi mencetak gol pertamanya di Liga Champions. Ia menjadi pemain ke-50 yang mampu menjebol gawang lawan di kompetisi ini. Bila digabung dengan gol di Liga Europa, ia kini sudah menyumbang empat gol buat Liverpool.
  • Sebelumnya hanya ada tiga tim yang tersingkir dari babak gugur Liga Champions setelah unggul tiga gol atau lebih di leg pertama. Barcelona mengalaminya untuk kedua kali secara beruntun. Musim lalu mereka unggul 4-1 dalam leg pertama tapi kemudian tersingkir karena kalah 3-0 dalam pertemuan kedua melawan Roma.
  • Barcelona mengalami salah satu kekalahan terbesar dalam sejarahnya di Liga Champions: 0-4 vs Milan (1994), 0-4 vs Dynamo Kiev (1997), 0-4 vs Bayern (2013), 0-4 vs PSG (2017), 0-4 vs Liverpool (2019).

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
liga champions, Liverpool, Barcelona

Sumber : TEMPO.CO/UEFA

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup