Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ajax Amsterdam Juara Piala Belanda 19 Kali

Ajax Amsterdam menghancurkan Willem II Tilburg dengan empat gol tanpa balas untuk merengkuh Piala Belanda (KNVB Beker) yang merupakan raihan ke-19 sepanjang sejarah.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 06 Mei 2019  |  01:59 WIB
Striker Ajax Amsterdam Klaas-Jan Huntelaar - Twitter@AFCAjax
Striker Ajax Amsterdam Klaas-Jan Huntelaar - [email protected]

Bisnis.com, JAKARTA – Ajax Amsterdam menghancurkan Willem II Tilburg dengan empat gol tanpa balas untuk merengkuh Piala Belanda (KNVB Beker) yang merupakan raihan ke-19 sepanjang sejarah.

Keempat gol tim ibu kota tersebut dalam gelaran di Stadion De Kuip di Rotterdam, markas Feyenoord, dihasilkan oleh Daley Blind (38’), Klaas-Jan Huntelaar (39’ dan 67’), serta Rasmus Kristensen (76’).

Ini trofi Piala Belanda ke-19 sepanjang sejarah bagi Ajax. Sebelumnya Ajax menjuarai bPiala Belanda pada 1917, 1943, 1961, 1967, 1970, 1971, 1972, 1979, 1983, 1986, 1987, 1993, 1998, 1999, 2002, 2006, 2007, dan 2010.

Adapun bagi Willem II, ini upaya mereka untuk merebut Piala Belanda ketiga kalinya yang akhirnya gagal. Willem II sebelumnya tampil sebagai juara Piala Belanda pada 1944 dan 1963.

Tiga tim yang merupakan kekuatan tradisional sepak bola Belanda yakni Ajax, Feyenoord Rotterdam, dan PSV Eindhoven merupakan pengoleksi terbanyak trofi KNVB Beker.

Feyenoord menjuarai event ini sebanyak 13 kali yakni pada 1930, 1935, 1965, 1969, 1980, 1984, 1991, 1992, 1994, 1995, 2008, 2016, dan 2018, sedangkan PSV juara sembilan kali pada 1950, 1974, 1976, 1988, 1989, 1990, 1996, 2005, dan 2012.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ajax Piala Belanda

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top