Kecewa Hasil Liga Champion, Investor Buang Saham Juve US$453 Juta

Kekalahan Juventus dari AFC Ajax NV tidak hanya mengejutkan penggemar sepak bola, tetapi juga investor saham. Saham Juve terdampak aksi jual US$453 juta atau sekitar Rp6,34 triliun.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 18 April 2019  |  09:44 WIB
Kecewa Hasil Liga Champion, Investor Buang Saham Juve US$453 Juta
Ilustrasi - Ajax Amsterdam - Reuters/Wolfgang Rattay

Bisnis.com, JAKARTA—Kekalahan Juventus atas AFC Ajax NV tidak hanya mengejutkan penggemar sepak bola, tetapi juga investor saham. Saham Juve terdampak aksi jual US$453 juta atau sekitar Rp6,34 triliun.

Dikutip dari Bloomberg, saham Juventus Football Club S.p.A. anjlok hingga 24% pada perdagangan Rabu (17/4/2019). Ini merupakan penurunan saham harian terbesar sejak Desember 2001, setelah Juve takluk dari pasukan Ajax di Liga Champion Eropa.

Saham Juventus dilanda aksi jual sekitar US$453 juta atau sekitar 400 juta euro. Dengan estimasi US$1 setara dengan Rp14.000, nilai transaksi tersebut mencapai Rp6,34 triliun.

Si Nyonya Tua, julukan Juve, sejatinya berhasil unggul lebih dulu melalui sundulan pemenang lima kali Ballon d’Or berusia 34 tahun, Christiano Ronaldo. Namun, tenaga muda Ajax unggul dalam permainan dan menceploskan  dua gol.

Gol tersebut tercipta dari hasil pemain akademi Ajax, yaitu Donny van de Beek berusia 21 tahun dan Matthijs de Light yang berusia 19 tahun. Ajak pun sukses melenggang ke semifinal Liga Champion pertama kalinya sejak 1997.

Dengan demikian, Ajax berpotensi menambah peningkatan pendapataannya hingga lebih dari sepertiga. Pencapaian semifinal membuat hadiah bertambah 12 juta euro, dan 19 juta euro berpotensi didapatkan bila tim berhasil melangkah lebih jauh.

Belum lagi sejumlah pemasukan tambahan dari sponsor, tiket, dan merchandise. Pada 2018, Ajax mengantongi pendapatan sekitar 92 juta euro, atau kurang dari seperlima yang diperoleh Juventus.

Kendati sahamnya anjlok, investor jangka panjang Juve seperti keluarga Agnelli masih meraup untung. Saham Si Nyonya Tua masih naik sekitar 60% sejak mereka mengumumkan perekrutan Ronaldo pada Juli 2018.

Menurut laporan Banca IMI, kehadiran mega bintang asal Portugal tersebut juga dapat membantu meningkatkan penjualan kaos klub hingga tiga kali lipat pada 2022, dan memacu pertumbuhan pendapatan sponsor sekitar 60% per tahun. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
liga champions, Juventus

Sumber : Bloomberg

Editor : Yusuf Waluyo Jati
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top