Kualitasnya Dipertanyakan, Stefano Pioli Pilih Tinggalkan Fiorentina

Pelatih Fiorentina Stefano Pioli setelah klub Serie A Italia itu mengatakan pekerjaannya aman, tapi pada saat bersamaan mempertanyakan kualitasnya.
M. Syahran W. Lubis | 10 April 2019 08:08 WIB
Stefano Pioli - Reuters/Osman Orsal

Bisnis.com, JAKARTA – Pelatih Fiorentina Stefano Pioli mengundurkan diri pada Selasa (9/4/2019) malam WIB, kurang dari 24 jam setelah klub Serie A Italia itu mengatakan pekerjaannya aman, tapi pada saat bersamaan mempertanyakan kualitas profesional dan manusianya.

Fiorentina turun ke peringkat ke-10 di Serie A setelah hanya menang satu kali dari 11 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi dan menderita kekalahan mengejutkan 0 - 1 di kandang oleh Frosinone yang terancam degradasi pada Minggu (7/4/2019).

Namun, mereka telah mencapai semifinal Coppa Italia dan bermain imbang 3 - 3 pertama di kandang melawan Atalanta.

Pada Senin (8/4/2019), klub mengeluarkan pernyataan yang sangat mengkritik penampilan tim baru-baru ini tetapi mengatakan ingin Pioli, yang telah bertugas selama 1 tahun dan 10 bulan, untuk memimpin pemulihan.

"Pemilik [klub] sama sekali tidak siap untuk menerima apa yang telah terjadi selama beberapa bulan terakhir. Tim harus kembali menjadi kompetitif, berani, dan bangga dengan kostum yang mereka kenakan," demikian pernyataan manajemen klub berjuluk La Viola alias Si Ungu bitu.

Klub kemudian meminta Pioli untuk "menangani situasi ini dengan kompetensi dan keseriusan yang ditunjukkannya sebagaimana paruh pertama kompetisi."

Pada Selasa, Fiorentina mengatakan dalam sebuah pernyataan singkat bahwa ia telah menerima pengunduran diri Pioli, sementara sang pelatih mengatakan kepada kantor berita ANSA bahwa ia "enggan dipaksa untuk pergi."

"Saya selalu memikul tanggung jawab saya, saya selalu menjamin profesionalisme, rasa hormat, dan komitmen maksimum dalam pekerjaan saya. Hari ini, saya enggan melihat diriku dipaksa pergi, mengundurkan diri, karena keprofesionalan dan kemampuanku dipertanyakan."

Pioli, 53 tahun, telah melatih 12 klub Italia, terakhir Inter Milan sebelum ke Fiorentina. Di Fiorentina dia mengasuh anak-anak muda seperti penyerang Giovanni Simeone (23 tahun), Federico Chiesa (21), dan kiper Alban Lafont (20).

Fiorentina secara rutin finis di paruh atas Serie A meskipun mereka belum pernah memenangi trofi sejak Coppa Italia pada 2001 dan yang terakhir dari dua gelar liga mereka pada 1969 setelah yang pertama pada 1956.

Mereka menunjukkan semua potensi besar mereka dengan menghabisi AS Roma 7 - 1 di perempat final Coppa Italia pada Januari, tetapi sejak itu, penampilan tim yang bermarkas di Florence tersebut menurun.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
inter milan, fiorentina

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup