Memphis Depay Buktikan Diri Pemain Penting untuk Belanda

Memphis Depay mungkin berjuang untuk menit bermain dan mencetak gol di level klub, tetapi performa utamanya untuk timnas negaranya di awal kualifikasi Euro 2022 mendulang dukungan penuh dari pelatih Belanda Ronald Koeman.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 22 Maret 2019  |  18:13 WIB
Memphis Depay Buktikan Diri Pemain Penting untuk Belanda
Penyerang Timnas Belanda Memphis Depay setelah menjebol gawang Belarusia. - Reuters/Piroschka van de Wouw

Bisnis.com, JAKARTA – Memphis Depay mungkin berjuang untuk menit bermain dan mencetak gol di level klub, tetapi performa utamanya untuk timnas negaranya di awal kualifikasi Piala Eropa (Euro) 2022 mendulang dukungan penuh dari pelatih Belanda Ronald Koeman.

"Pemain yang luar biasa. Anda melihat kemampuannya, bahkan ketika dia kurang menit bermain di klubnya," kata pelatih Belanda itu setelah striker Olympique Lyonnais itu mencetak dua gol dan memasok assist untuk dua gol lainnya saat menang 4 - 0 atas Belarusia pada Jumat (22/3/2019) pagi WIB.

"Memphis pilar yang sangat penting bagi kami dan dia menunjukkan itu," tambah Koeman, seraya menjelaskan bahwa pemain berusia 25 tahun itu akan menjadi starter ketika Belanda menjamu Jerman di kualifikasi berikutnya pada Senin (25/3/2019) WIB.

"Yang ideal adalah memiliki starting line-up yang mapan untuk dapat bekerja sama dengannya. Anda lihat bahwa (juara dunia) Prancis jarang mereka mengubah tim mereka."

Bagi Depay, malam itu sebenarnya bisa menghasilkan lebih baik. "Jika Anda mencetak dua gol, Anda selalu menginginkan yang ketiga," katanya mengomentari kegagalan mencetak hattrick di Stadion De Kuip di Rotterdam, Belanda.

"Namun, aku akan menyimpannya [jattrick] untuk nanti," tambahnya, sambil mengedipkan mata ke stasiun televisi Belanda NOS.

Depay mencetak gol pembuka ketika laga baru berjalan 50 detik dan mencetak gol ketiga dari titik penalti pada menit ke-55.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
timnas belanda, Euro 2020

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top