Suporter Serang Polisi, Stadion di Argentina Ditutup

Stadion Islas Malvinas milik klub Argentina All Boys setelah para pendukung klub itu menyerang polisi.
Newswire | 23 November 2018 21:17 WIB
Suporter All Boys Barra Brava - Twitter

Bisnis.com, BUENOS AIRES – Stadion Islas Malvinas di Buenos Aires, Argentina, yang dimiliki All Boys ditutup setelah para pendukung klub itu menyerang polisi dengan senjata api dan senjata jenis sehingga 18 orang terluka dan tiga ditangkap, demikian dinyatakan pihak berwenang pada Jumat (23/11/2018) WIB.

Kerusuhan meledak pada malam sebelumnya setelah tuan rumah All Boys takluk 2-3 dari Atlanta ketika polisi berusaha melerai bentrokan yang dimulai oleh All Boys Barra Brava, sebutan terhadap kelompok pendukung radikal.

Para suporter meneriakkan yel-yel antisemit yang ditujukan kepada pemain Atlanta yang merupakan keturunan Yahudi dan berusaha mendekati bus yang meninggalkan stadion.

"Polisi terpaksa berpencar karena suporter All Boys membawa senjata dan tidak bisa menghadapi penyerang yang bersenjata mematikan," demikian pernyataan kepolisian.

Penyerang kemudian dibubarkan oleh unit polisi bersepeda motor dan menangkap tiga orang suporter All Boys.

Menurut panitia, selain menutup stadion, mereka juga meminta pihak berwajib agar melarang pendukung All Boys untuk masuk semua stadion di Argentina selama setahun.

Kerusuhan, yang terakhir dari serangkaian insiden di dunia sepak bola Argentina, terjadi hanya 3 hari sebelum Boca Juniors dan River Plate, dua klub terbesar di Buenos Aires, bertemu di final leg kedua Piala Libertadores pada Minggu (25/11/2018) pagi WIB.

Pendukung tim tamu dilarang menyaksikan pertandingan derby tersebut di Argentina sehubungan dengan sering terjadi kerusuhan dan hanya pendukung River Plate yang dibolehkan masuk Stadion Monumental, tempat akan digelarnya pertandingan terbesar tahun ini.

Sumber : Antara/Reuters

Tag : timnas argentina
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top