Prancis Berharap Perayaan Bastille Berlanjut ke Trofi Piala Dunia

Prancis merayakan Hari Bastille pada Sabtu (14/7/2018) dengan menghadirkan warna-warni parade militer di Paris yang dipimpin langsung Presiden Emmanuel Macron.
Rinaldi Mohammad Azka | 14 Juli 2018 20:32 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron (tengah) menerima ciuman dari seorang anak kecil ketika menghadiri perayaan Hari Bastille. - Reuters/Philippe Wojazer

Bisnis.com, JAKARTA – Prancis merayakan Hari Bastille pada Sabtu (14/7/2018) waktu setempat, dengan menghadirkan warna-warni parade militer di Paris yang dipimpin langsung Presiden Emmanuel Macron, dan berharap pesta itu akan berlanjut Minggu (15/7/2018) ketika tim sepak bola nasional Prancis bertemu Kroasia saat final Piala Dunia di Rusia.

Berdiri di sebuah kendaraan militer yang diapit oleh pengawalan sepeda motor dan dipimpin oleh prosesi kavaleri, Macron mengendarai Champs Elysees, boulevard paling terkenal di Paris, untuk parade kedua di 14 Juli, kehadirannya disambut ratusan penonton.

Hari Bastille memperingati penyerbuan penjara pada 1789, peristiwa penting dalam Revolusi Prancis.

Setelah Presiden AS Donald Trump pada 2017, Macron tahun ini mengundang para pemimpin Jepang dan Singapura, dua negara Asia yang memiliki kemitraan strategis jangka panjang dengan Prancis.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, membatalkan keberangkatannya untuk menangani banjir mematikan di Jepang, diwakili oleh Menteri Luar Negeri Taro Kono.

Lebih dari 2 jam parade, dengan sekitar 4.200 tentara, 220 kendaraan, dan 100 pesawat, terlihat pula tentara Jepang dan Singapura turut serta sebagai tamu kehormatan.

Terjadi dua gangguan, karena dua sepeda motor bertabrakan saat demonstrasi di depan tamu, sementara jet Alpha dari unit akrobatik Angkatan Udara Patrouille de France mengeluarkan warna yang salah untuk bendera Prancis selama penerbangan formasi.

Ratusan ribu orang diperkirakan akan turun ke jalan, dari Paris ke desa-desa terkecil, dan perayaan akan terus berlanjut sampai Minggu malam jika Prancis mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah yang pertama 20 tahun lalu.

Sumber : Reuters

Tag : timnas prancis
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top