Piala Presiden 2018: Untung Rp9 Miliar, PSSI Dapat Rp5 Miliar

Penyelenggaraan turnamen sepak bola pramusim Piala Presiden 2018 menghasilkan keuntungan sebesar Rp9 miliar, kata ketua panitia pelaksana Piala Presiden 2018 Berlinton Siahaan.
Newswire | 28 Februari 2018 18:47 WIB
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) menyerahkan piala kepada pemain Persija Jakarta Bambang Pamungkas (kedua kiri) dan Ismed Sofyan (tengah) usai laga final Piala Presiden melawan Bali United di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (17/2). Persija berhasil menjadi juara setelah menang dengan skor 3-0. Antara - Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA - Penyelenggaraan turnamen sepak bola pramusim Piala Presiden 2018 menghasilkan keuntungan sebesar Rp9 miliar, kata ketua panitia pelaksana Piala Presiden 2018 Berlinton Siahaan.

Menurut Berlinton, Rp5 miliar dari keuntungan tersebut diberikan kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

"Selain itu, sebagian keuntungan juga dipakai untuk membiayai perbaikan Stadion Utama Gelora Bung Karno. Alokasi sisanya akan ditentukan setelah ada pembicaraan dengan Presiden," ujar Berlinton dalam acara penutupan Piala Presiden 2018 di Jakarta, Rabu.

Piala Presiden 2018 sendiri digelar pada 16 Januari-17 Februari 2018 dan diikuti oleh 20 tim dari Liga 1 dan Liga 2.

Seluruh pertandingan kejuaraan edisi ketiga setelah penyelenggaraan tahun 2015 dan 2017 tersebut berakhir dengan partai final yang dilangsungkan di SUGBK, Sabtu (17/2).

Dalam partai pamungkas itu, Persija Jakarta berhasil menaklukkan Bali United dengan skor 3-0 dan berhak atas gelar juara.

Selama kurang lebih satu bulan pelaksanaannya, total Piala Presiden 2018 meraih pemasukan lebih dari Rp20 miliar hanya dari tiket. Itu belum dihitung dari sponsor dan lain-lain.

Untuk menjamin transparansi pemasukan dan pengeluaran uang miliaran rupiah tersebut, pihak penyelenggara Piala Presiden 2018 menggandeng salah satu perusahaan jasa keuangan terbesar di dunia yaitu PricewaterhouseCoopers (PwC) untuk melakukan audit.

Hasilnya, PwC menyebut aliran keuangan Piala Presiden 2018 bisa dipertanggungjawabkan.

"Hasil audit kami atas laporan penerimaan dan pengeluaran Piala Presiden 2018 adalah wajar dari awal sampai turnamen selesai," kata Territory Senior Partner PT PricewaterhouseCoopers Indonesia Irhoan Tanudiredja.

Sumber : Antara

Tag : Piala Presiden
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top