Mauricio Pochettino: Spurs Sulit Bayar Gaji Pemain Mahal

Tottenham Hotspur tidak dapat bersaing dengan rival-rival Liga Inggrisnya dalam menawarkan gaji besar di bursa transfer, meski mampu mengamankan tiket Liga Champions untuk musim depan, kata manajer Mauricio Pochettino.
Mauricio Pochettino: Spurs Sulit Bayar Gaji Pemain Mahal Martin Sihombing | 19 Mei 2017 03:32 WIB
Mauricio Pochettino: Spurs Sulit Bayar Gaji Pemain Mahal
Mauricio Pochettino - Reuters/Carl Recine

Bisnis.com, LONDON -  Tottenham Hotspur tidak dapat bersaing dengan rival-rival Liga Inggrisnya dalam menawarkan gaji besar di bursa transfer, meski mampu mengamankan tiket Liga Champions untuk musim depan, kata manajer Mauricio Pochettino.

Spurs finis di peringkat kedua di bawah Chelsea di liga sehingga berhak lolos ke kompetisi klub elit Eropa, namun Pochettino mengatakan hal itu tidak cukup untuk memikat "pemain-pemain papan atas" dan ia justru akan melirik pemain-pemain muda untuk dimasukkan dalam skuadnya.

"Kami berbicara mengenai "Jika Tottenham berada di Liga Champions, itu akan menjadi semakin menarik." Namun kemudian ini semua mengenai Anda mampu membayar atau tidak ketika kami berbicara mengenai pemain-pemain papan atas," kata Pochettino kepada para pewarta.

"Kami memiliki fasilitas-fasilitas luar biasa namun jika ada klub yang mampu membayar gaji sebanyak dua kali lipat, maka bagaimana Anda dapat meyakinkan mereka? Kami tidak dapat berbohong kepada Anda. Itulah kenyataannya." "Anda memerlukan pemain-pemain muda, seperti Dele Alli, yang memilih untuk datang ke sini ketimbang ke klub lain." Pochettino juga berkata bahwa mereka tidak boleh melakukan kesalahan apapun pada musim depan jika mereka ingin memenangi gelar.

Menyusul kemenangan 2-0 atas Manchester City pada 2 Oktober, klub London utara itu harus menunggu lima pertandingan berikutnya untuk kembali meraih kemenangan di liga.

"Ini adalah mengenai menjadi lebih kompetitif pada musim depan. Pada Oktober dan November kami kehilangan banyak angka, dan sulit untuk mengejar Chelsea," tambah pria Argentina itu.

"Maka sekarang inilah saatnya bagi kami untuk mencermatinya dan menemukan cara untuk memperbaiki tim, menemukan alat-alat yang lebih baik untuk mengembangkan metode-metode kami dan cara kami mengatur dan menangani tim." Spurs akan mengunjungi markas tim peringkat ke-11 Leicester City pada Kamis malam, sebelum melawat ke markas Hull City yang telah terdegradasi pada pertandingan terakhir mereka musim ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tottenham hotspurs

Sumber : ANTARA/REUTERS

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top