PREDIKSI MONACO VS CITY: Monaco Ingin Ulangi Keajaiban

PREDIKSI MONACO VS CITY: Monaco Ingin Ulangi Keajaiban
Andhika Anggoro Wening | 15 Maret 2017 16:53 WIB
Dua andalan AS Monaco, Radamel Falcao (kanan) dan Joao Moutinho - Reuters/Eric Gaillard

Bisnis.com, JAKARTA - AS Monaco bertekad mengulang sejarah saat menjamu Manchester City dalam laga kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis dinihari nanti. Mereka sudah kalah 5-3, tapi punya pengalaman indah untuk membalikkan keadaan.

Malam nan indah terjadi pada 6 April 2004. Di Stade Louis II, rombongan bintang Real Madrid, yakni Zinedine Zidane, Raul, Figo, dan Ronaldo, datang untuk menuntaskan perjalanan menuju laga semifinal. Mereka punya bekal bagus, menang 4-2 di leg pertama di Santiago Bernabeu.

Sepertinya langkah mereka tidak sulit. Raul, sang kapten, membuka kemenangan di menit awal. Namun, yang terjadi kemudian, AS Monaco—yang saat itu dipegang oleh Didier Deschamps, bangkit dan membalikkan keadaan di lapangan.

Tiga gol kemudian berturut-turut menembus gawang Iker Cassilas. Sang kapten, Ludovic Giuly, mencetak dua gol—salah satunya dengan tendangan back heel yang menawan.

Satu gol lagi datang dari Fernando Morientes, pemain Madrid yang dibuang ke Monaco dengan status pinjaman. Pembalasan yang manis. Unggul 3-1 membuat skor agregat 5-5. Monaco lolos ke semifinal dengan unggul gol tandang.

Tiga belas tahun berlalu, dinihari nanti di tempat yang sama, AS Monaco ingin mengulangi kejadian manis itu. Kali ini tak ada pemain hebat sekelas Zidane, Figo, atau Ronaldo.

Guardiola memang yang harus ditaklukkan. Dialah otak kemenangan Manchester City, dua pekan lalu. Padahal, saat itu Monaco sudah unggul dengan skor 3-2.

Namun tiga gol dari Kun Aguero, John Stones, dan terakhir dari Leroy Sane membuat keadaan jadi runyam. Kemenangan gagal dibawa ke Monaco.

Agenda Leonardo Jardim pelatih AS Monaco tentu membuat pembalasan. Tapi bukan pekerjaan mudah. Dengan skor 5-3, mereka paling tidak harus menang dengan skor 2-0. Atau lebih dari itu bila ingin lebih sempurna.

Kabar tak enak juga datang dari Radamel Falcao, kapten dan roh AS Monaco. Dia baru saja pulih dari cedera pinggang yang dialaminya.

Dalam pertandingan terakhir di Ligue 1, Sabtu lalu, dia masuk saat pertandingan tersisa 25 menit lagi. Dia berperan banyak dalam laga itu dan membuat Monaco menang 2-1 atas Bordeaux.

Falcao belum pulih benar. Senin lalu, dia hanya melakukan latihan ringan. “Saya baik-baik saja,” kata dia. “Saya berharap bisa main.”

Bila benar pulih, Falcao bisa dimainkan dalam formasi 4-4-2 bersama Kylian Mbappe dan Bernardo Silva, pemain muda lainnya di skuad ini. Strategi khusus, di antaranya mendulang dua gol dalam waktu cepat, tentu sudah dipersiapkan oleh Jardim.

“Namun satu kesalahan saja bisa berakibat fatal,” kata Falcao. “Tak ada lagi jalan lain, kecuali kami meningkatkan daya konsentrasi untuk memperbaiki pertandingan lalu.”

Sebaliknya, Manchester City tentu tak ingin kemenangan di kandang menjadi sia-sia. Mereka yang baru saja melangkah ke semifinal Piala FA setelah menang atas Middlesbrough, dipastikan tak akan mengubah permainan mereka. “Kami tidak akan berubah,” kata pemain bek Pablo Zabaleta.

Menghadapi Monaco di kandang, mereka akan bermain dengan pola menyerang. “Kami akan bermain seperti biasanya dan sebuah kesalahan kalau kami bermain bertahan,” kata Zabaleta.

Kiper City, si gundul Willy Caballero, satu suara dengan rekan satu negaranya itu. “Kami harus menyerang seperti yang terjadi di Etihad. Dengan begitu, kami bisa menciptakan lebih banyak peluang dan mencetak gol,” kata dia.

Toh, meskipun begitu, pasukan Guardiola ini sepenuhnya menyadari pertahanan mereka yang rapuh di leg pertama adalah salah satu yang harus diperbaiki.

“Memperbaiki pertahanan juga hal penting. Kami harus lebih baik dibanding di pertandingan pertama,” kata Caballero lagi.

Willy benar. Semua harus diperbaiki. Sebab, apa pun bisa terjadi, termasuk malam indah 13 tahun lalu—yang menjadi motivasi untuk para pemain AS Monaco di Stade Louis II dinihari nanti.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
manchester city, as monaco

Sumber : Tempo.co

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top