Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Eropa Belum Tentu Dukung Penambahan Kontestan Piala Dunia

UEFA belum mendapatkan informasi resmi mengenai masa depan format Piala Dunia dan belum tentu mendukung perluasan kejuaraan sepak bola sejagat itu.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 10 Desember 2016  |  18:22 WIB
Presiden UEFA Aleksander Ceferin - Reuters/Alkis Konstantinidis
Presiden UEFA Aleksander Ceferin - Reuters/Alkis Konstantinidis

Bisnis.com, JAKARTA - Union of European Football Associations (UEFA) belum mendapatkan informasi resmi mengenai masa depan format Piala Dunia dan belum tentu mendukung perluasan peserta kejuaraan sepak bola sejagat itu.

Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengatakan baru mendapat informasi dari media karena Federation Internationale de Football Association (FIFA) belum membalas permintaan UEFA untuk mendapat penjelasan lebih terperinci mengenai usul perubahan format Piala Dunia.

Dewan FIFA, yang tujuh dari 37 anggotanya dari UEFA, akan menggelar pemungutan suara pada Januari mendatang terkait format Piala Dunia 2026 dan selanjutnya.

Presiden FIFA Gianni Infantino terpilih pada Febuari 2016 setelah dalam kampanyenya menjanjikan bakal menambah jumlah peserta putaran final Piala Dunia dari 32 menjadi 40 tim mulai tahun 2026.

Dia juga sempat mengatakan ingin selanjutnya Piaa Dunia diikuti 48 tim termasuk babak pendahuluan dengan sistem gugur, disusul babak grup yang berisi delapan tim.

Namun, pekan ini dia berubah pikiran dengan mengusulkan 48 tim itu dibagi dalam 16 grup yang masing-masing berisi tiga tim.

Ditanya apakah UEFA akan mendukung perluasan format Piala Dunia, Ceferin menyatakan belum yakin. "Kami belum banyak mendapat informasi dari FIFA. Umumnya informasinya dari surat kabar....dan selalu berubah-ubah tiap hari."

Ceferin berharap UEFA mendapat banyak masukan saat para Sekjen konfederasi mengadakan pertemuan di Tokyo, Jepang, bulan ini.

" Oktober lalu kami sudah meminta hasil analisa FIFA soal perubahan format ini, namun FIFA belum juga memberikan.... jadi kami tidak bisa mengatakan apakah kami tertarik dengan usulan itu," katanya.

Sementara itu UEFA menegaskan bahwa perubahan Liga Champion Eropa yang telah diumumkan Agustus lalu, akan efektif berlaku pada musim kompetisi 2018-2019.

UEFA menata kembali jatah di babak grup dengan memberikan liga teratas yakni Spanyol, Inggris, Jerman dan Italia, jaminan masing-masing empat tim, dan mengurangi jatah dari liga-liga kecil.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fifa uefa piala dunia

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top