Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kiper Timnas Gambia Tenggelam di Laut Tengah

Seorang remaja putri bintang sepak bola yang berposisi sebagai penjaga gawang Timnas Gambia hilang saat dalam upaya pelayaran dari Libia menuju Eropa pada bulan lalu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 November 2016  |  09:41 WIB
Fatim Jawara, berkaos hitam pada foto atas dan kiri, serta pojok kanan bawah - BBC
Fatim Jawara, berkaos hitam pada foto atas dan kiri, serta pojok kanan bawah - BBC

Bisnis.com, JAKARTA - Seorang remaja putri bintang sepak bola yang berposisi sebagai penjaga gawang Timnas Gambia hilang saat dalam upaya pelayaran dari Libia menuju Eropa pada bulan lalu, demikian saudara prianya mengungkapkan pada Jumat pagi WIB (4/11/2016).

Fatim Jawawa, 20 tahun, meninggalkan Republik Islam Gambia untuk menuju Gurun Sahara hingga Libia pada September lalu.

Modou Jawara, abangnya, menuturkan bahwa agen asal Libia yang mengoordinasikan upaya penyeberangannya ke Italia kepada keluarga korban 2 pekan yang lalu mengatakan bahwa gadis tersebut hilang di Laut Tengah bersama beberapa warga Gambia lainnya.

"Jenazahnya tidak bisa ditemukan sehingga kami memutuskan untuk mendoakannya secara khusus bersama beberapa orang Gambia yang tenggelam di tengah lautan," kata Modou.

Dia menyatakan bahwa doa bersama untuk adiknya itu dilaksanakan pada Minggu (6/11/2016).

Fatima merupakan salah satu dari 7.000 warga Gambia yang sepanjang tahun ini melarikan diri dari negara kecil di Afrika barat itu.

Negara yang mengakomodai 10 persen nonmuslim itu menjadi penyumbang terbesar pendatang haram ke Italia sebagaimana perbandingan jumlah penduduknya.

Dalam 48 jam terakhir, 240 pendatang tenggelam di lepas pantai Libia, termasuk beberapa orang yang diyakini berasal dari Afrika barat, demikian kata lembaga migrasi Perserikatan Bangsa-Bangsa, Kamis (3/11/2016).

Situasi Gambia relatif stabil sejak Presiden Yahya Jammeh merebut kekuasaan melalui kudeta pada 1994. Meskipun banyak seteru politiknya melarikan diri pada beberapa tahun terakhir, tindakan represif, sebagian besar gelombang migran dewasa ini melarikan diri karena alasan kemiskinan.

Gambia yang mengekspor kacang dan kayu lapis itu menduduki peringkat ke-175 dari 188 negara yang dihitung oleh PBB dalam indeks pembangunan manusianya.

Jawara pernah membela Timnas Gambia di ajang Piala Dunia U-17 di Azerbaijan pada 2012 dan bergabung dalam klub Red Scorpions.

Debut seniornya dimulai saat tim nasional Gambia bertanding melawan tim dari Glasgow pada tahun lalu.

Organisasi migran PBB (IOM) menyatakan bahwa 4.220 nyawa hilang ditelan ganasnya gelombang Laut Tengah sepanjang tahun ini, lebih tinggi dibandingkan dengan hilangnya nyawa 3.777 orang pada 2015 di tempat yang sama.

Pada Oktober kedatangan gelombang migran di Italia yang tercatat mencapai 27.388 orang, lebih dari dua kali bulan Oktober sebelumnya sehingga jumlah kedatangan secara keseluruhan mencapai 158.000 orang, demikian kata Giacomo.

Para penyelundup yang mengatur perjalanan tersebut kepada para migran menyatakan bahwa program pelatihan Eropa terhadap pasukan penjaga pantai Libya mengartikan bahwa misi penyelamatan akan segera diserahkan kepada Libya dan berbagai penyelamatan kaum migran akan lebih dititikberatkan di daratan Libya daripada di Italia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gambia

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top